Welcome to the world Keenan, My Baby Boy

Yogyakarta – Setelah 9 bulan lebih di dalam kandungan mama, akhirnya kamu kini dapat melihat dunia.

Sama seperti yang pernah saya tuliskan terkait dengan kelahiran anak pertama kami Aileen, maka kali ini saya juga berusaha untuk mendokumentasikan kronologis detik-detik anak kedua kami lahir.

~~~

Jumat (26 Februari 2016)

[02.00]

Istri saya terbangun karena rupanya ketuban telah pecah

[02.30 – 03.00]

Masuk IGD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta

[03.20]

Pindah dan masuk ke ruang tindakan untuk diperiksa oleh bidan yang jaga. Ketika diperiksa, rupanya masih bukaan 1.

[05.00]

Diperiksa kembali dan rupanya masih bukaan 2.

[06.00]

Karena ketuban telah pecah, maka dokter (dr. Lusiana Irene) meminta untuk dilakukan rekam jantung untuk melihat kondisi bayi.

Setelah selesai, hasil pun keluar dan semua masih dalam keadaan baik. Namun hingga saat ini belum ada kemajuan dalam proses pembukaan, masih bukaan 2.

[08.00]

Diperiksa kembali, kondisi bayi masih baik, denyut jantung pun masih teratur. Namun masih sama seperti sebelumnya, proses pembukaan masih 2.

[09.00]

Dokter Lusi datang, dan memeriksa serta memberi beberapa informasi. Salah satu informasinya terkait dengan kemungkinan akan diberikan obat untuk memacu ibu dan juga si bayi agar dapat semakin membuat jalan lebih cepat terbuka.

Selain itu, dokter juga mengatakan jika ketika di pacu masih belum berhasil, maka mau tidak mau harus dilakukan tindakan operasi sesar.

[09.30]

Mulai di pindah ke kamar bersalin. Bidan yang berjaga pun akhirnya memasang infus yang berisi cairan untuk memacu proses melahirkan.

[10.00]

Setelah dipacu rupanya masih saja belum menujukkan kemajuan, masih ada di bukaan 2.

[11.00]

Efek obat sepertinya mulai terasa.. kontraksi semakin cepat dan sering. Pembukaan pun mulai bertambah menjadi 4.

[11.30]

Istri saya semakin merasa kesakitan karena kontraksi semakin sering. Ketika saya panggilkan bidan jaga dan kemudian diperiksa, sudah kembali naik menjadi pembukaan 6.

[12.00]

Istri saya sudah semakin merasa mules dan seperti ingin B-A-B, akhirnya bidan jaga mengambil keputusan untuk melakukan proses persalinan.

Dalam proses ini, posisi dokter Lusi masih diperjalanan menuju Rumah Sakit. Namun setelah dihubungi, sepertinya tidak cukup waktu buat dokter untuk mendampingi, akhirnya tindakan persalinan kembali di bantu oleh bidan.

[12.35]

Setelah berjuang sekitar 30 menit, akhirnya my baby boy lahir melalui proses persalinan normal dengan panjang 49cm dan berat sekitar 2,8kg.

~~~

Anak kedua dari kami yang berjenis kelamin laki-laki ini kami beri nama Alexander Keenan Dikaracetta.

Secara arti, nama Keenan sendiri memiliki banyak arti seperti Tajam (Inggris) dan Kuno (Irlandia). Namun kami memilih nama tersebut karena Keenan memiliki karakter yang kuat yakni penuh gairah, senang bertemu orang baru, mandiri, kritis, kreatif dan penuh ide.

Sedangkan Dikaracetta merupakan gabungan dari dua kata dalam bahasa sansekerta “Kara” yang berarti “Cahaya” dan “Cetta” yang berarti “berpengetahuan luas”.

Dengan nama ini, kami cuma bisa berdoa agar putra kami dapat menjadi cahaya bagi orang lain dan tetap berpengetahuan luas namun tetap penuh gairah, kritis, mandiri dan kreatif.

Selamat datang Keenan, terima kasih telah melengkapi keluarga kecil kami. Mari kita tumbuh dan berkembang bersama untuk menjalani proses kehidupan ini.

Amin..

Tags:

Leave a Reply