Sedikit Cerita Tentang Fingerspot FT-200

Mungkin banyak orang sudah mengetahui apa itu fingerprint, namun saya juga meyakini tidak sedikit yang belum mengetahui apa yang dinamakan dengan fingerprint. Biar sama-sama tau, saya coba memberi sedikit informasi mengenai fingerprint sesuai dengan apa yang saya ketahui.. Hehe… Fingerprint adalah suatu alat yang digunakan untuk mengenali sidik jari seseorang. Mesin Fingerprint sendiri memiliki banyak macamnya, ada yang digunakan untuk membuka pintu (access door), ada pula yang digunakan  sebagai Absensi. 

Pada kesempatan ini saya akan coba membahas mengenai mesin fingerprint yang di gunakan sebagai Access Door di perusahaan saya. Mesin Fingerprint yang digunakan adalah “Fingerspot FT-200“. Sebelumnya saya minta maaf jika saya mengambil sedikit informasi dari website Resmi fingerspot.. (maklum bukan kerja di tempat fingerspot)… hehe…

Menurut Fingerspot, Fingerspot FT-200 adalah pilihan terbaik untuk mesin acess control dengan harga yang terjangkau. Mesin ini didesain minimalis tanpa LCD dengan tiga tombol dan tiga lampu indikator, mudah dipasang dan dioperasikan tetapi mempunyai kemampuan yang memadahi. Mengintegrasikan sensor sidik jari dan Card Reader terbaik menjamin keamanan tanpa meninggalkan kemudahan. Sangat cocok untuk perusahaan, hotel, kantor, rumah maupun apartemen. Fingerspot FT-200 mempunyai kapasitas maksimal sampai 200 sidik jari, 100 Kartu RFID/MF. Data transaksi yang mampu ditampung sampai 30,000 records. Data ini dapat dihapus jika suatu waktu mesin penuh. Mesin ini menggunakan komunikasi Kabel USB dan RS232/485 untuk transfer data dari dan ke komputer. Bisa dihubungkan dengan Sensor Pintu (door sensor), Bel Pintu (Wired Bell), Alarm, Buzzer, Tombol keluar (Exit Button) dan tentunya dengan Electric Door Lock. Software access control yang disertakan memungkinkan pengguna untuk melakukan transfer data antara mesin dan komputer, melakukan pengaturan yang terkait access control dan membuat laporan data transaksi penggunaan mesin.

Itu menurut yang punya barang ya… bukan menurut saya… hehe… Secara fungsi memang benar apa yang dikatakan oleh fingerspot, tapi kenapa ketika saya gunakan jadinyan sedikit aneh ya?? Software Access Controlnya terkesan kurang powefull untuk menghasilkan laporan data transaksi. Data pun terkesan sulit untuk di backup, jika terdapat 2 mesin yang sama dalam 1 ruangan, kenapa data yang digunakan di semua device sama ya?? ga bisa sesuai dengan settingan device yang bersangkutan… Hasilnya, saya di buat Pusing kemarin malam, ketika dari perusahaan meminta saya untuk membantu menarik data laporan/log dari karyawan yang keluar masuk ruangan selama 1-3 bulan terakhir. (data ga sinkron bho…) Device A memiliki data dari Device B padahal seharusnya data dari device A hanya dimiliki oleh device A.

Ketika saya coba sinkronkan dengan mesin yang bersangkutan, yang terjadi adalah malapetaka buat saya… haha… Semua sidik jari menjadi hilang… padalah data karyawan tidak ada perubahan (tidak hilang sama sekali). Benar-benar mesin yang aneh menurut saya.. Apalagi kalo listriknya mati… data lognya kembali ke tanggal awal pembuatan mesin.. Haha.. Mantaf…

Ada yang lucu lagi, kenapa project manager di perusahaan saya tetap memaksakan kepada saya untuk menarik data dari fingerspot ft-200 untuk dijadikan sebagai absensi, padahal secara fungsi sendiri udah beda (hanya untuk access door, bukan sebagai absensi). Haha…

Setiap mesin / alat itu dicipkakan untuk fungsinya masing-masing, jika di paksakan untuk melakukan diluar fungsinya, pasti hasilnya akan kacau dan tidak maksimal”

~Talk Less Do More~

Tags:

2 Responses

  1. author

    Amir Fingerspot5 years ago

    Terima kasih Bapak Stephanus sudah mereview produk kami. 🙂

    Fingerspot FT-200 merupakan produk didesain untuk digunakan sebagai akses kontrol pintu. Sehingga untuk software yang kami sertakan Software Access Control. Laporan yang dihasilkan berbeda dengan software Absensi yang lebih terperinci. Untuk hasil data apabila Bapak Stephanus menggunakan lebih dari 1 mesin sistem software akses kontrol FT-200 kami bisa memfilter berdasarkan nama mesin.

    Kemudian untuk sinkronisasi data karyawan, sebelum mengupload data user/karyawan silahkan mendownload sidik jari dari mesin terlebih dahulu. Karena sistem upload user akan mengupload data user sesuai dengan yang ada pada software akses kontrol .

    Untuk masalah date and time saat mati listrik kemungkinan ada masalah dari batery c-mos dalam mesin. Namun, untuk detailnya Bapak bisa mengirimkan unit tersebut ke service center kami terdekat agar bisa kita periksa lebih lanjut.

    Jika membutuhkan software untuk absensi yang support dengan mesin tersebut juga bisa didapakan di showroom Fingerspot.

    Demikian sementara informasi yang dapat kami sampaikan Bapak Stephanus. Untuk lebih lanjut Bapak Stephanus bisa menghubungi Service Center kami. Anda juga dapat berkomunikasi online dengan tim dukungan teknis kami di http://www.fingerspot.com.

    Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih. 🙂

    Reply
  2. author
    Author

    Chris5 years ago

    Hehe… Terimakasih untuk tambahan infonya pak amir.. semoga semakin membantu yang kesulitan mengenai Fingerspot…

    Reply

Leave a Reply