RIP Mgr. Johannes Pujasumarta, Selamat Jalan Romo Baptisku

Sudah satu minggu saya berada di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta untuk menemani putri tercinta Aileen yang tengah dirawat inap karena mengalami infeksi paru-paru (pneumonia).

Walupun hari ini masih seperti hari sebelumnya, dimana saya terbangun pagi karena Aileen menangis dan kemudian mengajak bermain hingga pagi, namun ada yang berbeda ketika saya mengambil smartphone dan kemudian membuka aplikasi Facebook. Pagi ini saya mendapatkan kabar bahwa Uskup Semarang, Mgr. Johannes Pujasumatra berpulang ke rumah Bapa pada pukul 23.30 WIB di RS. Elisabeth Semarang.

Kabar berpulangnya bapak uskup membuat saya teringat apa yang telah beliau berikan kepada saya ketika kecil, ketika saya mungkin belum bisa berbicara dan juga belum mengerti apa itu iman Katolik.

Saya sendiri belum lama menyadari jika Uskup Agung Semarang tersebut memiliki keterikatan dengan saya. Walaupun tidak terikat dekat, namun bapak uskup Pujasumarta merupakan Romo yang membaptis saya secara Katolik ketika masih bayi. Saya sedikit lupa kapan persisnya saya dibaptis (ketika menulis ini saya tidak dapat membuka akte baptis secara langsung), namun saya masih ingat jelas jika pada dokumen surat permandian tersebut tertulis jika saya dibaptis oleh Romo Pujasumarta di Gereja Hati Kudus Ganjuran.

Pertemuan saya dengan bapak uskup sendiri sepertinya tidak terlalu banyak, mungkin hanya sekitar 2 sampai 3 kali. Namun demikian saya harus berterima kasih kepada Uskup Mgr. Pujasumarta yang telah mengawali perjalanan iman katolik daya hingga kini menjadi orangtua di tengah keluarga katolik.

Sederhana memang, namun saya percaya bapak uskup telah membantu saya dalam hidup menggereja yang telah saya jalani. Dengan akan dimakamkan di Seminari Tinggi Kentungan Yogyakarta pada hari Jumat (13/11/2015), maka saya berharap dapat menunjungi pusara Romo Pujasumarta ketika saya datang ke Seminari Tinggi Kentungan.

Selamat jalan bapak uskup dan romo baptisku. Beristirahatlah dalam tenang (RIP). Semoga segala teladan yang telah Romo berikan kepada kami semua membuat kami semakin dewasa dalam iman.

Tags:

Leave a Reply