Pengalaman Ubah Faskes I BPJS Kesehatan

Yogyakarta – Setelah hampir satu tahun menjadi anggota BPJS Kesehatan, akhirnya hari ini (19/1/2016) saya mendapatkan pengalaman dan informasi baru terkait dengan cara mengubah fasilitas kesehatan (faskes) tingkat I.

Sebelumnya, saya memiliki alasan utama kenapa mengubah faskes BPJS. Alasannya adalah agar dapat mendapatkan rujukan langsung ke RS. Panti Rapih Yogyakarta.

Dari alasan tersebut saya akhirnya mencoba mencari informasi tentang cara mendapatkan rujukan BPJS ke RS yang saya inginkan tersebut. Banyak info yang saya dapat, namun pada umumnya tetap sama yakni faskes I harus berada di kota Yogyakarta.

Sebagai informasi, Faskes I sebelum saya rubah ada di wilayah sleman, tepatnya di dokter keluarga yang berada di daerah Gadingan (dr. A. Eki Dewanti).

Langsung saja daripada cerita panjang lebar, saya mau cerita pengalaman mengubah faskes I dari dokter keluarga di Sleman ke salah satu Puskesmas yang ada di wilayah Kota Yogyakarta.

Pertama, saya mencari informasi dari website BPJS kesehatan. Kemudian saya mendapatkan formulir untuk perubahan data (Formulir 4). Dari formulir tersebut cukup lengkap informasi yang diberikan.

Untuk mengubah Faskes, saya tidak diharuskan untuk mengisi semua isian yang diberikan. Hanya Nama, Nomor BPJS, faskes sebelum dan faskes yang diinginkan beserta kode dari Faskesnya.

Karena saya bukan hanya ingin mengubah satu kartu, melainkan tiga kartu, maka saya harus menuliskan nama anggota yang juga akan diubah faskesnya pada bagian kolom paling bawah sisi kiri tanda tangan.

Setelah data dari formulir 4 selesai di isi, kemudian saya pergi kantor cabang BPJS kesehatan kota Yogyakarta yang berada di Gedong Kuning, tepatnya bersebelahan dengan DAGADU.

Saya tiba di kantor BPJS kesehatan pukul 09.00 WIB. Setelah tiba di sana saya menghampiri satpam untuk meminta nomor urut antrian untuk verifikasi data. Untuk verifikasi data dilakukan di luar gedung, dan saya mendapat nomor antrian 102. (Pukul 09.00 WIB aja dapat nomor 102, piye perasaanmu? hehe).

Sabar menunggu sambil mengecek kembali form isian perubahan faskes, akhirnya nomor saya dipanggil petugas verifikasi. Sedikit deg-degan karena takutnya ada syarat yang kurang, akhirnya proses verifikasi berlangsung lancar dan cepat.

Dalam proses verifikasi, saya hanya dicek pada formulir isian, KTP dan kartu BPJS. Selebihnya tidak ada lagi yang dicek dan diperiksa. Untuk KTP petugas hanya bertanya, apakah KTP saya KTP provinsi Yogyakarta, bukan KTP berdasarkan kabupaten/kota.

Setelah lolos proses verifikasi, saya kemudian diberikan nomor urut baru untuk panggilan di Customer Services yakni nomor 77.

Nah, perlu kesabaran ekstra tinggi dalam mengantri untuk mendapatkan panggilan dari CS ini. Gimana ga sabar, saya harus nunggu selama 3 jam lebih untuk dipanggil oleh CS.

Ketika giliran saya di CS, saya cukup senang karena prosesnya tidak sulit dan tidak lama. Cuma dalam waktu 5 menit saja proses perubahan faskes di CS selesai saya jalani. Selain itu, saya juga mendapatkan kartu BPJS kesehatan yang baru setelah diubah.

Uniknya, saat ini kartu yang saya terima berbeda dari sebelumnya yang bertuliskan BPJS Kesehatan. Lebih tepatnya berubah wujud menjadi Kartu Indonesia Sehat.

Semoga sedikit cerita dan pengalaman saya mengubah faskes I BPJS kesehatan dapat membantu semua pihak yang ingin melakukan hal yang sama.

Tags:

Leave a Reply