Hallo para pengguna situs e-learning Moodle. Apa kabar dengan versi moodle yang kamu gunakan?? hehe..

Tidak terasa, ternyata saya sudah terlalu lama tidak update informasi tentang salah satu LMS yang bernama Moodle.

Moodle

***

Ceritanya gini deh..

Malam ini (15/3/2017), saya iseng blogwalking (eh salah..) maksudnya surfing ke situs moodle.org untuk sekedar mengecek kabar LMS yang paling terkenal dan banyak digunakan oleh user di Indonesia. Ternyata, saya melihat informasi yang cukup membuat saya terkejut.. Wow gitu lah.. (lebay tenan bahasane)

Tau kenapa??

Karena ternyata sekarang versi moodle sudah sampai ke 3.2.2.. (ya ampun). Padahal sehari-hari saya selalu membuka dan mengadmini LMS Moodle yang versinya masih 2.2.3. Lawas banget to?? Po ora isin neq ngene?? mungkin kalo ada temen saya yang ngeledek dia akan bilang gini.. “kemana aja min?? wkwk”

Moodle 3.2.2 Download

 

Ah sabodo teuing” kalo kata bobotoh mah.. karena yang tanya gitu dia ga tau kesulitan apa yang saya alami dengan proses migrasi Moodle.. (huhuhu..sedih rasanya kalo mengingat ini.. tekanan batin..)

Oke lanjut..

Dari situs moodle.org yang saya buka malam ini, saya menjadi mengerti jika perkembangan LMS moodle sangat cepat dan juga pesat.

Saya menggunakan moodle versi 2.2.3 mulai tahun 2012. Namun karena perkembangan moodle yang cepat tersebut, versi moodle yang saya gunakan tidak berlangsung lama. Begitu pula dengan dukungan support yang diberikan oleh para developer.

Hal paling signifikan yang saya rasakan adalah ketika moodle versi 2.4 yang tidak lama dilanjutkan oleh versi 2.5 mulai rilis. Di mana perubahan user interface yang cukup memudahkan penggunanya membuat moodle versi 2.2.3 yang saya gunakan menjadi terlihat cukup kaku dan kurang menarik. Ya, Itulah kenyataan pahit yang harus saya hadapi.

Saya kurang mengerti juga terkait tentang standar ataupun jadwal rilis dari moodle yang kesannya memang cukup cepat. Namun seingat saya, saat ini moodle 2.5 sudah tidak akan di support oleh para developer. Mau tau kenapa?? Ya, intinya sama seperti apa yang saya alami saat ini, dimana saya masih menggunakan moodle versi 2.2.3.

Tapi walaupun tidak mendapatkan support, namun para pengguna moodle versi lawas tidak perlu khawatir karena moodle yang sudah kita install masih bisa digunakan. Permasalahan biasanya datang ketika kita ingin mencoba fitur-fitur baru maupun menambahkan plugin. Biasanya moodle kita tidak kebagian kue alias ga kebagian jatah.

Coba saja lihat dan perhatikan gambar berikut:

Release current moodle

Tabel support dan release Moodle

 

Jika melihat pada grafik yang ada pada situs moodle.org, versi moodle terendah yang masih di support hingga pertengahan tahun 2017 ini adalah versi 2.7. Namun demikian, jika kamu merupakan pengguna moodle versi 2.9, kamu jangan terlalu senang karena versi yang kamu gunakan sebetulnya sudah dihentikan dukungannya sejak akhir tahun 2016 lalu. Hehe.. (koyo HP wae yo.. anyar tapi kadang kalah karo sing lawas.. hehe)

Terus gimana donk? kalau sekarang baru mau menggunakan dan menginstall LMS Moodle, lebih baik pilih versi berapa??

Ehm.. pertanyaan dari diri sendiri yang cukup cerdas… wkwk.. (koyo wong edan wae, takon kok dijawab dewe)

Jadi, menurut saya.. Jika melihat pada tabel support yang dirilis oleh Moodle, seharusnya yang masih cukup panjang nyawanya adalah versi 3.1 karena masih sampai tahun 2019. Selanjutnya di susul oleh versi 3.3 yang rencananya baru akan dirilis pada bulan Mei 2017.

Tapi, yakin ga kamu mau pilih versi 3.1 atau menunggu hadirnya versi 3.3 tersebut??

Nah, kalo ini masalah pilihan  saja.. kalo buat saya sendiri untuk memilih versi moodle yang akan digunakan lebih kepada pertimbangan support dan syarat yang diminta oleh Moodle sendiri terhadap versi yang dirilisnya. Lha, sekarang kalo kita download moodle versi 3.2.2, tapi ternyata server yang kita gunakan ga support mau apa?? bisa di pakai ga itu LMS yang udah di download?? Ga logis kan?? yang ada cuma “Zonk”.. wkwk..

CenTOS

Sebagai informasi saja, Moodle versi 3.2.2 yang baru saja di rilis tanggal 13 Maret 2017 membutuhkan ini: PHP 5.6.5, MariaDB 5.5.31 or MySQL 5.5.31 or Postgres 9.1 or MSSQL 2008 or Oracle 10.2. Sementara, server yang kita miliki sudah di install dengan OS CentOS 6 yang ternyata mensupport Apache 2.2.3 and PHP 5.1.6. 

Kalau seperti ini, maka ada kemungkinan kita harus menginstall ulang OS yang digunakan atau mungkin melakukan upgrade PHP terlebih dahulu. Jadi jangan kaget kalo waktu proses instalasi Moodle tidak akan selancar yang diharapkan.

Jadi pesan saya, jangan mudah terpengaruh dengan kedatangan versi baru dari Moodle. Selain itu, jangan lupa untuk backup data jika kamu mau upgrade.. haha (padahal saya sendiri belum tahu caranya upgrade dari versi lama ke versi baru)

Semoga yang saya tulis ini cukup memberi pencerahan buat yang bingung milih versi moodle. Jika kamu mau mencari atau mengunduh versi terbaru dari Moodle, silakan kunjungi alamat https://download.moodle.org/releases/latest. Kalau mau tau lebih lanjut tentang moodle, kamu juga bisa join di komunitas moodle indonesia. Banyak masalah dan juga jawaban yang akan kita temukan di sana.

Kalau mau tanya-tanya tentang moodle, atau mungkin request tips-tips untuk dituliskan boleh juga lewat fasilitas komentar di bawah sini.. Selama saya bisa, saya akan dengan senang hati untuk membantu.. 😀

***

Follow IG; Twitter; FB; Flickr @stchristiono

***

error: Content is protected !!