Dinginnya perjalanan malam di atas gerbong bersuhu 19.8 derajat

Dalam setiap perjalanan pasti kita menginginkan kenyamanan. Begitu juga dengan kami.

Postingan ini saya tulis di dalam gerbong 3 kereta api Express Lodaya Malam K1 0 64 15 jurusan Bandung-Jogjakarta hari Selasa (31/3/2015).

Di saat kondisi badan lelah usai mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi di Institute Teknologi Bandung, rasanya ingin segera beristirahat dengan nyaman (tidur pulas) di dalam perjalanan kereta pulang.

Namun harapan untuk dapat tidur dengan nyaman dan pulas di dalam kereta ternyata hanya tinggal harapan saja. Kondisi gerbong yang saya naiki rupanya kurang bersahabat dengan saya.

Suhu AC yang saat ini ada di dalam gerbong mencapai sekitar 19.8 derajat. Suhu yang luar biasa dingin bagi saya, terutama untuk perjalanan malam.

Merasa tidak nyaman dengan kondisi ini, saya coba menghubungi petugas yang ada di dalam kereta (CS dengan nomor HP di belakang toilet).

Me : apakah suhu AC nya bisa dibuat lebih hangat, karena suhunya sampai 19.8 derajat?
CS : tadi ada yang complain katanya AC nya tidak terasa.
Me : ??? (Bingung)

Daripada pusing, saya colek twitter officialnya PT. KAI..

image

Sepertinya mimin PT. KAI sudah bobok cantik, jadi tweet saya ga di balas..

Masih belum puas nech.. Kirim email dulu akh ke kontak_pelanggan@kereta-api.co.id

image

Kita tunggu bagaimana responnya..

Yang akhirnya menjadi pertanyaan besar bagi saya :

Apakah wajar kita tidur dengan suhu 19.8 di tengah malam yang sepertinya juga sudah dingin??

Apakah pelayanan seperti ini (pelayanan CS dan suhu seperti yang sudah saya tulis di atas) yang kita dapatkan ketika kita menggunakan tarif atas kereta yang ditetapkan PT. KAI??

Tags:

Leave a Reply