Hari ini ketika saya membuka Timeline Facebook, saya menemukan sebuah postingan dari Mbak Adek Berry yang mengungkapkan kekecewaannya kepada salah seorang bernama Teddy Tuswandi yang telah berbuat curang pada kontes foto yang diadakan oleh KFK atau biasanya dikenal dengan nama “Klinik Fotografi Kompas” (kfk.kompas.com)

Sebelum saya melanjutkan artikel ini, mungkin banyak yang belum mengenal siapa Adek Berry. Baik, saya akan memberikan sedikit informasi yang saya ketahui tentang beliau dan kebetulan saya juga pernah satu kali bertemu dengan beliau.. hehe..

 

SIAPA ADEK BERRY?

Saya pertama kali mengenal Adek Berry pada tahun 2010, tepatnya pada tanggal 29 oktober 2010 saat peristiwa erupsi gunung merapi. Saat itu, saya dan beberapa rekan tengah menunggu untuk memotret moment lava merapi keluar dari pucuk gunung di Jembatan Petung, Kaliurang – sekitar bumi perkemahan kedung sriti (sekarang).

Erupsi merapi 2010

Foto saya pada saat itu..

Jika tidak salah ingat, pada saat itu sekitar pukul 05.00 WIB, beberapa wartawan dan fotografer dari banyak kantor media cetak dan elektronik sudah mulai terbangun dan mulai mencari spot terbaik untuk mengambil gambar. Dan salah satunya adalah mbak Adek Berry.

Mbak satu ini cukup mengalihkan fokus kami pada saat itu.. kenapa?? bukan karena mbak adek berry cantik atau seksi secara fisik ya.. (soale neq cewek udah pasti cantik, ga mungkin ganteng kan??).. tapi karena gear yang dibawanya pada saat itu.. (maklum kita kagum dengan gear super mahal yang digunakan).

Dengan badan yang tidak terlalu gemuk, seingat saya mbak Adek Berry membawa 2 kamera DSLR Nikon D3S lengkap dengan lensa sapujagat dan juga lensa super Wide yang menempel di masing-masing body kamera. Kalo mau tau salah satu kamera yang dibawanya adalah seperti foto saya dibawah ini..

Kamera mbak Adek Berry

Saya Action foto merapi pake kamera telenya mbak Adek Berry..

Kamera di foto itu hasil dipinjemin dari Mbak Adek Berry yang menurut kami cukup ramah, supel dan juga humble. Bahkan saya masih ingat apa yang beliau katakan kepada kami pada saat itu.

Ga mau coba kameranya, daripada nanti ga bisa tidur katanya.. hehe..

Dapat tawaran gitu langsung ambil aja.. kapan lagi pengguna Nikon d40 (pada saat itu) bisa nyobain Nikon D3S dengan lensa sapujagat.. wkwk.. (kelas e beda cuy..)

Kebanyakan cerita pengalaman ketemu sama Mbak Adek Berry malah jadi khilaf buat kasih tau siapa mbak Adek Berry.. Mbak adek Berry adalah salah satu fotografer profesional Indonesia yang kelahiran Bengkulu dan kini bekerja sebagai wartawan/fotografer di kantor berita Perancis bernama AFP (Agence France-Presse).

***

ISI POSTINGAN ADEK BERRY

Sebagaimana yang telah saya tuliskan di awal, hari ini mbak Adek Berry mengungkapkan kekecewaannya kepada seorang bernama Teddy Tuswandi yang telah berbuat curang pada kontes foto yang diadakan oleh KFK.

Biar tidak salah informasi, berikut ini isi dari postingan mbak Adek Berry di Facebook:

Tulisan ini saya tujukan untuk Teddy Tuswandi (Hp/WA 081375876944 / BBM 7D9E9003 / @tusyandi / www.tusyandi.co.nr)

Saudara Teddy Tuswandi yang mengaku sarjana komunikasi, kuliah Ilmu Komputer USU, kuliah Desain Grafis USU).
Saya sangat menyayangkan sikap curang anda yang mengirim foto karya orang lain (Adek Berry / AFP) ke kontes foto KFK (kfk.kompas.com). Hari ketika foto tersebut terpilih sebagai Foto Pilihan KFK, 7 Maret 2017 anda bahkan masih ngecap dengan bangga di facebook seolah-olah karya tersebut hasil karya anda sendiri.
Saya jadi curiga, semua foto yang telah anda kirimkan ke KFK selama ini, sebagian terpilih sebagai Foto Pilihan, apakah benar hasil karya anda sendiri?
Saya juga sangat menyayangkan KFK yang ditujukan untuk pengembangan fotografi Indonesia secara sehat telah anda salah gunakan.

Saya sebagai pembuat karya dan AFP lembaga saya bekerja “tidak menderita besar” karena kecurangan ini mengingat kecilnya skala dan akibat yang ditimbulkan. Akan tetapi, anda telah membunuh nama anda sendiri dan merugikan perkembangan fotografi dan fotografi jurnalistik Indonesia.

Saya menghimbau Teddy Tuswandi untuk meminta maaf secara terbuka via medsos yang anda miliki agar peristiwa yang dicatat baik oleh editor/kurator dan pengajar jurnalistik serta masyarakat fotografi tidak terulang lagi.

Saudara Teddy Tuswandi telah melanggar UU RI no 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Peringatan untuk para editor/desker, fotografer yang malas dan curang dapat mematikan karir anda meski ratusan kilometer jaraknya.

Terima kasih untuk kawan-kawan fotografer yang bermata awas dan peduli dengan karya foto sesama fotografer.

Jakarta, 9 Maret 2017
Adek Berry

 

Seperti yang dituliskan oleh mbak Adek Berry, sebagai seorang profesional beliau dan lembaganya “tidak menderita besar” atas apa yang dilakukan oleh Teddy Tuswandi. Namun mbak adek berry justru merasa kasihan kepada pelaku karena telah membunuh namanya sendiri dan juga merugikan perkembangan fotografi dan fotografi jurnalisitik Indonesia.

 

FOTO YANG DIPERMASALAHKAN

Mungkin banyak yang bertanya foto apa yang membuat mbak Adek Berry menuliskan postingan seperti di atas.

Foto Adek Berry

Foto original Mbak Adek Berry yang ada di situs http://canyouactually.com/amazing-photos/

Foto tersebut sudah jelas masuk ke dalam 21 foto yang telah diakui oleh situs canyouactualy.com dalam kategori “21 Crazy Photographers Who Will Do ANYTHING For The Perfect Shot” dan Foto tersebut ada di urutan nomor 10 dengan nama Adek Berry.

Namun apa yang terjadi pada situs KFK sebelum beberapa waktu yang lalu akhirnya diturunkan dan diganti oleh Admin??

Facebook Adek Berry

Foto di situs KFK diambil dari Facebook Mbak Adek Berry

Dari foto tersebut jelas terlihat jika Teddy Tusyandi melakukan pelanggaran hak cipta dengan cara mengirimkan hasil karya yang dibuat oleh mbak Adek Berry. Uniknya, foto tersebut dipilih oleh Admin KFK sebagai Foto Pilihan pada tanggal 7 maret 2017.

 

Kesimpulan

Mbak Adek berry mengajarkan jika kita jangan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu. Terlebih bagi kita yang berada di ranah media, maka perlu menghargai hasil karya orang lain. Jika ingin menggunakan foto dari orang lain yang memang belum kita dapatkan izinnya, ada baiknya kita memberikan sumber foto yang jelas.

Terima kasih mbak Adek Berry, atas kejadian ini saya jadi semakin mengagumi kerendahan hati anda.. pokoke anda idola lah.. semoga suatu saat nanti kita bisa ketemu lagi ya.. (ngarep.com) haha..

error: Content is protected !!