Pernahkah anda mendengar kisah cinta sepasang insan yang tak lekang oleh jaman terkecuali maut yang memisahkan? Hal seperti inilah yang mengundang decak kagum kita. sebagai manusia biasa, mencintai dan dicintai adalah fitrah yang mutlak dilunasi. Sebab, kehidupan tanpa kasih sayang akan terasa kosong. Rasa tulus yang dilimpahkan seseorang kepada kita adalah sumber motivasi. Juga tak jarang menginspirasi orang lain. Seperti halnya cerita cinta sejati bapak Habibie dan Ainun.

Habibie ainun

Kehadiran wanita yang “sarkasme” dibalik kesuksesan seorang lelaki memang benar adanya. Ya, sosok kaum hawa yang terkenal dengan kelembutan serta cenderung tenang mengatasi masalah adalah salah satu kuncinya.

Kecintaan Habibie pada Ainun mengajarkan kita bahwa cinta sejati hanya ada pada jiwa-jiwa berkelas. Seperti yang kita tahu, sosok Habibie yang begitu ulet semakin tangguh menghadapi cobaan dengan keberadaan Ainun di sampingnya. Bahkan ketika Habibie harus terpisah jauh lantaran ia berdomisili di Jerman demi melancarkan proyeknya. Menjalin hubungan jarak jauh bukanlah hambatan untuk memutus komunikasi mereka. Apalagi jika mengingat pada masa itu belum ada fitur video call atau skype seperti saat ini.

Setelah pujaan hatinya menghembuskan nafas terakhir pun, Habibie yang notabene adalah orang penting selalu menyempatkan waktu untuk pergi mengunjungi makam istri tercintanya ini. Setiap hari jumat sebelum adzan dzuhur Habibie diketahui selalu datang ke makam istrinya untuk mengirim doa.

Di sela-sela kesibukannya, ia menyuruh orang untuk mengganti bunga yang ada di atas peristirahatan terakhir bidadarinya setiap dua hari sekali. Penjaga makam di pemakaman umum daerah Kalibata menuturkan bahwa makam Ibu Ainunlah satu-satunya yang tak pernah absen dari karangan bunga.

Sejak didera sakit-sakitan sebelum kematiannya, istri mantan presiden Indonesia yang juga merupakan penggagas tipe pesawat terbang berkualitas pabrikan Jerman ini selalu mendampingi suaminya setiap waktu.

Selain rutin tahlilan, sebuah potret kesetiaan pun menjadi bahan perbincangan para netizen. Ya, pak Habibie menyiapkan lahan khusus di samping makam Ibu Ainun. Ini menunjukkan bahwa meski sudah di panggil sang pencipta pun ia tidak ingin jauh-jauh dari kekasihnya.

Tak sekedar mengharukan, dari kisah ini kita bisa menyimpulkan bahwa cinta bis terus tumbuh dan bisa diungkapkan bahkan kepada mereka yang telah berpulang untuk selamanya. Tentang keikhlasan hati yang harus dilewati saat belahan jiwanya pergi, mengingat pengorbanan sulit yang justru menjadi bagian indah memotivasi hari-hari.

Bagaimana? Menyentuh sekali bukan?. Ini cuma segelintir cinta sejati yang ada di dunia. Maka sayangilah orang-orang disekitarmu dengan sempurna.

error: Content is protected !!