Merasakan Sensasi Wisata Berbeda Dengan Orangutans

Merasakan Sensasi Wisata Berbeda Dengan Orangutans

Bicara mengenai wisata, semua orang pasti menginginkan aktivitas yang satu ini. Selain dapat menghibur diri di tengah kesibukan yang melanda, melakukan perjalanan wisata juga dapat menyehatkan tubuh serta menambah wawasan.

Ada berbagai macam jenis wisata yang bisa Anda lakukan bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Mulai dari wisata alam yang indah nan menenangkan hingga wisata buatan yang menyenangkan hati serta menambah wawasan.

Dewasa ini, wisata alam sedang banyak digandrungi oleh sebagian besar para traveller. Keindahan ciptaan Tuhan yang tiada tara memang mampu menghipnotis setiap pandangan mata.

Ada banyak wisata alam yang bisa Anda pilih, salah satunya yaitu wisata alam orangutans. Siapa yang tidak kenal dengan mamalia darat yang satu ini? Ya, jumlahnya yang kian terbatas membuat orangutans menjadi salah satu satwa langka yang harus dilindungi.

Walaupun jumlah dari orangutans itu sendiri terbilang langka, namun Anda masih bisa melihat kelucuannya di beberapa Taman Nasional yang ada di Indonesia. Taman Nasional yang paling terkenal dengan wisata orangutans yaitu Taman Nasional Tanjung Puting yang berada di Kalimantan Tengah.

Anda dapat melihat beragam aktivitas dari orangutans yang lucu serta menggemaskan. Selain itu, orangutans juga dapat berinteraksi dengan baik kepada manusia. Jadi Anda tak perlu khawatir jika satwa langka ini akan menyakiti Anda.

Ditambah lagi, Anda juga dapat merasakan sensasi yang berbeda memberi pakan orangutans secara langsung. Sungguh sensasi yang sangat menyenangkan dan berbeda bukan?

Selain Anda dapat mengamati beragam aktivitas dari satwa yang dilindungi ini, Anda juga akan disuguhkan berbagai macam pemandangan hutan yang masih asri nan jauh dari hiruk pikuk kota.

Image result for orang utan tanjung puting

Ditambah lagi, selain dapat melihat secara langsung orangutans, Anda juga dapat melihat jenis satwa hutan lainnya seperti bekantan yang memiliki bulu emas dan bergelantungan di pohon-pohon dan menarik untuk diperhatikan. Anda juga dapat menemukan buaya yang sedang berjemur di bawah sinar matahari.

Hijaunya pepohonan hutan yang menyejukkan untuk dipandang serta suara hewan liar yang ada di dalamnya menciptakan sensasi tersendiri dalam trip melihat orangutans secara langsung ini.

Wisata alam melihat orangutans secara langsung tidak hanya dapat menghibur diri namun juga dapat menambah wawasan Anda mengenai satwa langka yang satu ini.

Nah, agar Anda dapat menikmati perjalanan melihat orangutans secara langsung, terlebih dahulu Anda harus memesan paket wisata khusus wisata orangutans ini. Selamat berlibur dan semoga Anda dapat menikmati wisata bersama orang-orang tercinta.

Seputar Map Of Bali Island

Seputar Map Of Bali Island

Bali sudah sejak dulu dikenal sebagai serpihan surga Indonesia yang tersembunyi. Menawarkan eksotisme pantai-pantai dengan hamparan pasir putih dan warna biru yang mendominasi, Bali dikenal oleh dunia bukan hanya sebagai destinasi wisata terfavorit yang menyuguhkan sarana prasarana lengkap bagi para pelancong yang ingin bermalam di sana. Tetapi juga menyajikan keelokan budaya nusantara serta kearifan lokal yang masih terpelihara sebagaimana mestinya.

Keramahan yang tercermin dari tegur sapa masyarakat Bali nampaknya menjadi daya tarik tersendiri mengapa banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang memutuskan untuk menjadikannya sebagai tempat paling jitu sebagai pelepas penat dan penghilang rasa lelah.

Map of bali island atau lebih dikenal dengan sebutan peta pulau Bali setidaknya menjadi modal yang harus Anda kuasai sebelum memantapkan hati untuk berlibur di tempat ini. panduan tersebut akan menunjukkan Anda info lengkap mengenai tempat-tempat bersejarah, jalanan, bangunan, serta keberadaan fasilitas umum yang bisa Anda gunakan sebagai traveller. Terlebih jika Anda baru berencana untuk menyambangi provinsi ini untuk yang pertama kalinya, Map of Bali Island adalah syarat wajib yang mesti Anda lunasi.

Bagi Anda yang sudah menyusun planning sejak jauh-jauh hari untuk berkunjung ke Bali, maka peta interaktif baiknya anda bawa. Terutama jika Anda berkeinginan menempuh jalur darat. Peta Bali bisa diaplikasikan melalui gadget atau smartphone kesayangan Anda. Sehingga Anda bisa mencari petunjuk jalan dengan memanfaatkan piranti tersebut. Map of Bali tersebut akan memperlihatkan letak kecamatan, provinsi, bahkan desa dengan terperinci. Karena diberdayakan oleh Google Maps, pengoperasiannya pun cukup gampang. Bisa di zoom out, digeser, dan lain sebagainya.

Apabila Anda datang dari Pulau Jawa, untuk perjalanan wisata dan mencapai beberapa objek. Peta Bali yang harus Anda lalui adalah Ketapang, Gilimanuk, dan Kota Ketapang. Untuk acuannya, Anda bisa mengaplikasikan arahan di bawah ini.

  1. Lintasan pendek

Jika anda buru-buru karena ada urusan bisnis, maka tempuhlah jarak yang paling singkat dari Gilimanuk menuju Tabanan atau dengan

  1. Lintasan panjang

Diperuntukkan bagi anda yang ingin berpetualang dan menyambangi sejumlah objek misal dari air terjun Gitgit, Danau tamblingan, dan Kebun Raya Bedugul terlebih dahulu sebelum ke Bali selatan, dan memiliki jeda waktu yang memadai maka anda bisa mengarahkan kendaraan ke Gilimanuk, Singaraja, baru ke Denpasar.

Jaman yang semakin canggih tidak mengharuskan Anda harus menenteng peta kertas, sebab map of Bali digital pun bisa diunduh dan dipasang pada ponsel pintar Anda.

Family Trip ke Agro Wisata Bhumi Merapi Kaliurang

Family Trip ke Agro Wisata Bhumi Merapi Kaliurang

Seperti yang telah saya tulis pada artikel Jalan-jalan ke Stonehenge The Lost Heritage Kaliurang, pada tanggal 15 Februari 2017 lalu kami juga melakukan Family Trip ke Agro Wisata Bhumi Merapi yang ada di kawasan wisata Kaliurang.

Sebagai informasi, Agrowisata Bhumi Merapi merupakan salah satu wisata edukasi yang ada di Yogyakarta. Kenapa bisa saya katakan sebagai wisata Edukasi?

10Bhumi Merapi

Oke, saya kasih sedikit info yang saya miliki. (sok tau mode on) wkwk

Agrowisata Bhumi merapi dikatakan sebagai wisata edukasi karena di tempat ini kita bisa memberikan edukasi bagi anak-anak kita tentang alam, tumbuhan dan binatang. Banyak tumbuhan, hewan yang dapat kita kenalkan kepada anak-anak di Agrowisata Bhumi Merapi. Kalau tidak percaya, silakan datang sendiri.. belum sempat parkir, anda pasti sudah di sambut oleh pasukan kuda.. haha

FASILITAS

Agrowisata Bhumi Merapi ini memiliki cukup banyak fasilitas bermain bagi anak dan keluarga. Beberapa fasilitas yang dapat kita temui di objek wisata ini adalah Area Kemah, Outbound, Area Kambing Etawa, Area Hidroponik, Area Kelinci, Area Mamalia dan Reptil serta Area BioGas..

6Bhumi Merapi

Oh iya, ketinggalan.. Ada juga area naik kuda, taman bermain anak dan pastinya area parkir dan toilet. haha

13Bhumi Merapi

Selain fasilitas tersebut, Agrowisata Bhumi Merapi juga menyediakan fasilitas lain dimana pengunjung dapat mengunjungi situs sejarah yang bernama Goa Ponggolo.

14Bhumi Merapi

Ehm, Goa opo meneh kui?? Saya aja yang tinggal di sekitar merapi baru tahu nama situs sejarah itu.. wkwk,..

Usut, punya usut.. Ternyata Goa Ponggolo merupakan Goa yang sudah berusia 200 tahun dan memiliki panjang sekitar 350 meter dengan aliran air yang cukup deras. Tapi soal tempat detil Goa ini.. Saya juga belum tau, karena belum memungkinkan kesana karena bos kecil (aileen dan keenan) pasti belum boleh ke sana.. haha

LOKASI

Terkait dengan lokasi Agrowisata Bhumi Merapi, saya tidak dapat memberikan ancer-ancer yang cukup jelas. Tapi yang pasti, objek wisata edukasi ini berada di Jalan kaliurang km. 20, Sawungan, Hargobinangun, Sleman Yogyakarta.

Kalo dari tempat tinggal kami saat ini berarti tidak jauh. Cuma 7 km ke arah utara.. haha.. (ane kan sekarang di jalan kaliurang km.13)

Biar tidak memberikan info yang keliru, silakan lihat map yang ada di bawah ini.

Selain lokasi tersebut, Agrowisata Bhumi Merapi ini rupanya memiliki luas lahan 5,2 Ha yang terdiri dari lahan pertanian, perkebunan dan peternakan. Untuk pemandangan, ga perlu kuatir. Sebagai objek wisata alam, tempat ini juga memberikan view yang cukup indah karena langsung berbatasan dengan kali kuning dan memiliki latar belakang Gunung Merapi.

Harga Tiket dan Jam Kunjung

Terkait dengan tiket dan jam kunjung, Agrowisata Bhumi Merapi mematok tiket masuk dengan harga Rp. 15.000,- per orang. Tiket masuk tersebut masih bisa bertambah lho, jika anda membeli tanaman hidroponik untuk dibawa pulang, atau membeli 1 dot susu untuk memberi minum kambing etawa, memberi makan kelinci atau bahkan naik kelinci.. (eh salah.. naik kuda maksudnya)

Untuk naik kuda, anda diwajibkan membayar tiket sebesar Rp. 15.000,- sekali naik sesuai dengan rute yang telah ditentukan. Sedangkan untuk 1 dot susu dan makan kelinci, anda diharuskan mengeluarkan dana @Rp. 2.500,-. Kalau untuk membeli tanaman hidroponik, jujur saya kurang tahu harga yang dipatok karena belum sempat membeli pada saat kunjungan ke sana.

Jam kunjung Agrowisata Bhumi Merapi sendiri mulai pukul 08.30 hingga 17.00 WIB. Jadi jangan dateng terlalu pagi atau kesorean.. nanti yang ada malah disuruh nyapu lokasi dulu.. hehe

Kesimpulan

Objek wisata Agrowisata Bhumi Merapi ini cukup layak anda datangi ketika sedang berlibur di daerah Yogyakarta atau sedang berwisata ke wilayah kaliurang.

Fasilitas outbound dan fieldtrip yang dimilikinya juga sangat cocok bagi perusahaan maupun sekolah yang membutuhkan tempat untuk membentuk karakter bagi anak dan rekan kerja di tengah jenuhnya rutinitas mereka.

Ruang Narsis

Seperti biasa, setiap mengunjungi tempat atau objek wisata kami selalu narsis untuk selfie dan mengabadikan moment. Untuk membuktikan keeksisan dan kenarsisan kami, maka foto di bawah sepertinya bisa menjawabnya. (jangan lupa follow IG @stchristiono dan Flickrnya ya) wkwk..

Agro Wisata Bhumi Merapi Yogyakarta

VLog kami di Agrowisata Bhumi Merapi

Berhubung pada saat kami mengunjungi agrowisata Bhumi Merapi pada tanggal 15 Februari 2017 lalu saya sedang selo (ada waktu), maka saya berhasil mendokumentasikan kunjungan kami di sana dalam sebuah vlog sederhana seperti di bawah ini..

Jalan-Jalan Ke Stonehenge The Lost World Heritage Kaliurang

Jalan-Jalan Ke Stonehenge The Lost World Heritage Kaliurang

Ketika pada tanggal 15 Februari 2017 pemerintah menetapkan sebagai hari libur Nasional dikarenakan orang Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia sedang sibuk urus Pilkada, kami yang tidak kebagian nyoblos calon pemimpin justru memanfaatkannya dengan menikmati liburan bareng.

Di tengah cuaca yang sebenarnya kurang bersahabat karena beberapa kali hujan turun dengan deras sebelum kami pergi, akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan ke objek wisata yang dekat dengan tempat tinggal kami, tepatnya di objek wisata kaliurang.

Siapa sih yang tidak kenal dengan kaliurang?? saya rasa hampir semua orang Yogyakarta dan sekitarnya mengenal daerah yang namanya kaliurang. Tapi jika ditanya tentang objek wisata apa saja yang menarik dikunjungi saat ini di wilayah kaliurang? Ehm.. saya rasa tidak semua orang mengetahui ada beberapa objek baru dan menarik di kawasan wisata di utara Yogyakarta ini. (termasuk saya) wkwk.

Jujur, saya yang tinggal dikawasan kaliurang sebenarnya sedikit malu karena hingga saat ini hanya mengetahui objek wisata yang kekunoan alias yang terlalu mainstream di kaliurang seperti “Museum Ulen Sentalu“, “Gardu Pandang Kaliurang“, “Telogo Putri“, “Kali Kuning“, “Museum Gunung Merapi” dan “Taman Kaliurang“.

Namun, liburan pilkada ternyata membukakan mata saya untuk melihat beberapa objek wisata baru yang ada di Kaliurang seperti “Argo Wisata Bhumi Merapi” dan “Stonehenge – The Lost World Heritage“.

Stonehenge The Lost World Heritage

Stonehenge The Lost World Heritage kaliurang

Walaupun saya mengunjungi 2 objek wisata yang bagi saya sendiri baru, namun kali ini saya akan menulis objek wisata yang bernama “Stonehenge” terlebih dahulu.

 

Sejarah Singkat Stonehenge Kaliurang

Objek Wisata Stonehenge yang ada di Kaliurang merupakan salah satu bagian dari objek wisata dengan tema “The Lost World”. Uniknya, Stonehenge/batu gantung yang ada di dusun petung desa kepuharjo kecamatan cangkringan sleman Yogyakarta ini dibuat mirip seperti Stonehenge yang ada di Inggris.

Secara letak geografis, objek wisata “The Lost World” ini berada pada ketinggian 850-900 meter di atas permukaan laut dan memiliki jarak tempuh sekitar 20 km arah utara kota Yogyakarta.

Kehadiran objek wisata ini berawal dari sebuah keprihatinan pasca erupsi merapi 2010, dimana dusun petung menjadi salah satu dusun yang terkena muntahan lava gunung merapi dan awan panas. Atas kejadian tersebut, rumah, harta benda, ternak yang ada di dusun petung rata dengan material lava dan berakibat pada hilangnya mata pencaharian dari sebagian besar warga dusun petung. Warga yang dulunya hidup bertani, kini harus beralih profesi menjadi tukang batu, penambang pasir, dll.

Ironi muncul ketika banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara datang mengunjungi dusun petung untuk melihat langsung dampak erupsi merapi 2010. Hasil sektor wisata yang disebabkan oleh kedatangan wisatawan ke dusun petung belum dapat dinikmati oleh warga sekitar.

Atas dasar keprihatinan tersebut akhirnya warga bersama beberapa pihak mendirikan objek wisata dengan tema “The Lost World” yang bertujuan untuk mensejahterakan dan mengembaikan perekonomian warga, khususnya warga petung dan sekitarnya.

 

Kondisi Stonehenge Kaliurang saat ini

Menurut saya, saat ini objek wisata Stonehenge kaliurang masih belum sepenuhnya selesai. Hal tersebut terlihat dengan masih banyaknya alat berat yang ada di lokasi objek wisata. Selain itu, lahan dan penataan parkir terlihat belum terlalu rapih dan masih banyak kendaraan yang dapat masuk ke dalam area objek wisata. (sayang kan waktu lagi selfie atau foto-foto gitu, eh bocor ada foto mobil/motor di belakangnya. hehe)

Walaupun demikian saya rasa, pihak pengelola dan pengembang objek wisata ini cukup bergerak cepat untuk mengatasi hal ini. Sistem tiketing telah ditetapkan untuk dapat menambah pemasukan warga dan juga mempercepat proses pengembangan objek wisata agar menjadi lebih baik.

 

Harga Tiket dan Jam Kunjung

Tiket masuk stonehenge

Stonehenge The Lost World Heritage kaliurang

Berhubung objek wisata Stonehenge kaliurang ini masih dalam proses pengerjaan, pengelola mematok harga tiket masuk pengunjung seharga Rp. 5000,- per orang untuk sekali masuk. (cukup murah)

Sedangkan jam kunjung objek wisata yang ditetapkan oleh pengelola adalah mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB.

 

Kesimpulan

Objek Wisata Stonehenge – The Lost World Heritage yang berada di dusun Petung Cangkringan Sleman ini cukup layak anda kunjungi. Karena objek wisata ini merupakan salah satu objek wisata yang cukup kekinian di Yogyakarta dan anda dapat sedikit bangga karena tidak perlu jauh-jauh terbang ke Inggris untuk bisa melihat Stonehenge.hehe..

Selain itu, di sekitar stonehenge juga terdapat beberapa objek wisata menarik, salah satunya  “The Lost World Castle” (sayang saat ini masih terdapat kontroversi dengan objek wisata ini, sehingga objek wisata ditutup hingga waktu yang belum diketahui pasti).

Narsis Sek..

Stonehenge The Lost World Heritage Kaliurang

 

VLog Kita Di Stonehenge..

Bali Indonesia Map (Mapping Wisata Bali)

Bali Indonesia Map (Mapping Wisata Bali)

Bali adalah tempat wisata yang sudah mendunia, banyak sekali orang yang ingin ke tempat ini. Bali mempunyai tempat-tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Dan berikut ini adalah tempat wisata yang harus Anda datangi ketika berkunjung ke Bali.

Bali Indonesia Map

Bali Indonesia Map (mapping wisata Bali)

  • Amlapura
  • Bedugul
  • Batur Lake
  • Bratan Like
  • Blue Point Beach
  • Besakih Temple
  • Denpasar
  • Pantai Candidasa
  • Gajah Cave
  • Kintamani
  • Pantai Jimbaran
  • Pantai Kuta
  • Klungkung
  • Pantai Lovina
  • Pantai Legian
  • Nusa Dua
  • Mount Agung
  • Pantai Padang Padang
  • Nusa Lembongan
  • Pantai Sanur
  • Sangeh
  • Pasar Sukawati
  • Tanah Lot
  • Tanjung Benoa
  • Istana Tampak Siring
  • Trunyan
  • Ubud
  • Tenganan

Semua tempat wisata tersebut bisa Anda lihat melalui Google Play ataupun Map. Jadi dipastikan Anda akan menemukan tempat tersebut dengan mudah.

Bagi Anda yang berlibur ke Bali, jangan lupa untuk menyaksikan Devdan. Devdan merupakan pertunjukan budaya dan keragaman visual yang spektakuler. Acara ini mempunyai perpaduan tari tradisional dengan tari-tarian modern. Terdapat promo menarik untuk menyaksikan acara yang satu ini yaitu hanya 150.000 rupiah saja untuk mahasiswa dan pelajar.

Bagi Anda yang akan berlibur ke Bali, terdapat promo wisata dari Khrisna Bali Dwipa Tours and Travel. Paket wisata yang ditawarkan seperti :

  • Paket wisata Bali
  • Paket hemat
  • Paket honeymoon Bali
  • Paket liburan sekolah
  • Paket half day tour
  • Paket one day tour
  • Belajar melukis di Bali
  • Voucher wisata Bali

Jasa ini berbeda dengan agen tour lainnya karena menyediakan layanan paket full board. Restaurant yang disediakan juga halal dan menunya enak-enak. Harga yang ditawarkan juga termasuk harga fasilitas yang disediakan. Agen tour ini menyediakan driver profesional yang siap mengantarkan Anda sampai ke tempat tujuan. Selain itu disediakan pula sewa kendaraan yang pastinya akan membuat liburan Anda nyaman dan nyaman selama di Bali.

Nikmatilah liburan Anda selama di Bali dengan penuh pesona alamnya yang pastinya akan membuat Anda. Pastikan di sana Anda akan bersenang-senang dan memanjakan diri. Maka stres dan penat akan hilang dan hati menjadi tentram.

Demikianlah info yang bisa Anda tahu mengenai Bali Indonesia Map (mapping wisata Bali). Semoga informasi tersebut bisa menjadi referensi yang bermanfaat untuk Anda semua. Semoga liburan Anda selama di Bali akan menyenangkan dan menjadi liburan yang tidak akan pernah terlupakan. Selamat berlibur.

4 Lokasi Liburan Terbaik dengan Hotel Murah di Lembang

4 Lokasi Liburan Terbaik dengan Hotel Murah di Lembang

4 Lokasi Liburan Terbaik dengan Hotel Murah di Lembang – Kebanyakan orang mendefinisikan liburan sebagai saat tepat melepas penat. Ini adalah masa bebas meninggalkan segala kewajiban kantor atau tugas-tugas kampus. Kebetulan, kedua alasan di atas sudah tidak berlaku pada fresh graduate seperti saya, Sari, dan Yunita.

Kami bertiga sekarang manusia tanpa status sosial. Meskipun di KTP masih tertulis “Pelajar/Mahasiswa”, tapi pada kenyataannya kami sudah menyelesaikan sidang skripsi. Sambil menunggu momen wisuda, yang masih tiga bulan lagi, kami menyusun rencana perjalanan singkat. Tujuan kami adalah daerah Lembang, Bandung.

Hanya sempat menabung 3 hari, terkumpul deh, ongkos seadanya. Enggak banyak gaya, saya langsung browsing hotel murah di Lembang. Pencarian via Traveloka, ternyata lumayan seru sekaligus membingungkan. Serunya karena ada banyak pilihan penginapan dengan harga yang sangat cocok dengan kantong.

Nah, yang bikin bingung, sejumlah pilihan hotel murah di Lembang, hanya menyediakan kamar dengan single bed dan double bed saja. Saya jadi cengengesan sendiri membayangkan tidur satu kasur sama dua perempuan. Bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, deh.

Butuh waktu yang rada lama untuk menemukan hotel yang sesuai keinginan. Untungnya, ada kriteria urutan berdasarkan harga terendah dan harga tertinggi, serta urutan berdasarkan popularitas dan nilai review.

Saya kemudian mengutak-atik urutan pencarian itu. Filter pencarian saya batasi pada harga maksimal Rp2.490.000. Kategori bintangnya standar saja. Saya pilih yang bintang 2 dan bintang 3. Lalu, saya pun mendapatkan hasil seperti ini:

Penginapan Tipe Tempat Tidur Fasilitas Kamar Ekstra Harga

(Rupiah)

Villa Puri Teras ** 2 Double bed ● Kulkas

● AC

898.000
Osmond Villa Resort *** 1 Double bed

1 Single bed

● Kulkas

● Pembuat kopi/teh

1.000.000
Hotel & Banquet Panorama Lembang *** Twin bed ● Televisi

● Kulkas

● Pembuat Kopi/teh

Balkon/teras 1.250.000
Sandalwood Boutique Hotel *** 2 King bed ● Pembuat kopi/teh

● Kulkas

● Brankas

2.300.000

 

Jika melihat tawaran harga dan fasilitasnya yang sangat bersaing, Anda pasti tidak akan kalah bingung dengan saya, kan?

Tapi, mungkin saja kriteria pencarian hotel murah di Lembang versi Anda dan versi saya berbeda. Tenang. Anda bisa menyesuaikan kriteria pencariannya berdasarkan kebutuhan Anda kok.

Mungkin Anda bisa menerapkan langkah kami dalam memilih hotel. Pertama, kami menyesuaikan dengan bujet untuk mempersempit pilihan. Lalu, dari beberapa pilihan yang ada, kami membandingkan berdasarkan tingkat kenyamanan dan aksesibilitas.

Setelah memesan kamar yang cocok, kami bertiga pun segera menuju Lembang.

Taman Hutan Jaya Giri

Taman Hutan Jaya Giri

1Source: jalankece.com

Kami memutuskan objek wisata ini sebagai menu pembuka tur relaksasi otak. Ide ini saya sendiri yang mengusulkan ke Sari dan Yunita. Mereka pun setuju dan langsung berkemas dengan antusias memilah barang yang perlu ditinggalkan di penginapan.

Taman Hutan Jaya Giri merupakan hutan pinus seluas 7 hektare yang jadi favorit para pendaki. Sebenarnya iri juga, sih, melihat banyak orang berkemah di sekitar area taman. Jujur, saya enggak tahu kalau bakal semenarik itu kemah di hutan. Makanya, saya enggak rencanakan sebelumnya. Tapi, tidak ada yang sia-sia kalau pergi dengan saya.

Bermodalkan tongsis yang saya curi dari kamar adik, kami bertiga menghibur hati dengan pose-pose canggih kekinian. Banyak banget latar foto keren sepanjang hutan pinus ini. Kebun penduduk, papan penunjuk jalan, sampai pos penjagaan, tidak ada yang luput dari jepretan kamera kami.

Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu

2Source: wikimedia.org

Perjalanan berlanjut ke Gunung Tangkuban Perahu. Sesuai rekomendasi dari ulasan di internet, urutan terbaik menghabiskan perjalanan 1 hari di Lembang, memang begini yang paling benar. Kebetulan, kaki gunungnya Sangkuriang dan Dayang Sumbi ini, terhubung dengan Taman Hutan Jaya Giri. Jadi, ya, sekalian saja, deh.

Meskipun kami tiba saat hari sudah semakin sore, tapi kesigapan dan ketangkasan Yunita mengarahkan kamera, mampu membuat waktu yang sempit jadi optimal. Setengah jam sebelum jam berkunjung usai, kami sudah meninggalkan kawah legendaris kebanggaan warga Parahyangan itu.

Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha

3Source: infobandung.co.id

Menjelang magrib, kami sampai di objek wisata penuh memori ini. Usai menyelesaikan administrasi sejumlah Rp60.000 untuk bertiga, kami segera berebut teleskop portabel dan teleskop Bamberg. Mau dibilang norak sama pengunjung lain, ya, cuek saja. Mereka, toh, tidak menalangi ongkos kami untuk sampai ke sini.

Sapu Lidi

Sapu Lidi

 

4Source: jejakkaki.wordpress.com

Selesai dari Bosscha, perut kami sudah meraung disko. Sari berinisiatif memilih restoran Sapu Lidi. Awal masuk ke sini kayaknya kami salah tempat, deh. Mayoritas pengunjung restoran, berkonsep pedesaan ini, adalah pasangan laki-laki dan perempuan. Tapi, ya, kami kembali menegakkan prinsip “biar salah asal kenyang”.

Selesailah sudah perjalanan kami merelaksasi otak. Kami masih punya satu malam lagi dari rencana menginap yang saya susun di awal pemesanan kamar. Enaknya, check out besok pagi atau menghabiskan satu malam lagi di hotel murah di Lembang ini, ya?

error: Content is protected !!