Outbound Di Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang

Outbound Di Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang

Setelah lama tertunda akhirnya saya berusaha untuk menulis sedikit cerita tentang kegiatan kami beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 14 Mei 2017 dimana pada saat itu kami mengikuti Outbound di Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang.

Walaupun secara tertulis cukup terlambat, namun sebenarnya kegiatan Outbound di Desa Wisata Ledok Sambi ini sudah saya ceritakan lewat VLog. Jika belum sempat melihat VLog kami saat di Ledok Sambi, maka silakan tonton video berikut. (jangan lupa subscribe, like sama comment juga) Hehe..

VLog Bagian 1

 

Sebenarnya kegiatan outbound kali ini merupakan kegiatan yang diadakan oleh PG/TK/SD Alam Anak Prima Yogyakarta, sekolah Aileen dan Keenan.

Secara umum, acara di Ledok Sambi ini merupakan gabungan dari tiga event besar sekolah dimana terdapat outbound, family trip dan pentas tutup tahun. Namun mengingat situasi dan kondisi, maka akhirnya sekolah memutuskan untuk menggabungkan ketiga acara tersebut menjadi 1, namun dikemas dengan cara yang beda dan menarik. (dan menurut kami cukup sukses).

***

Oke sekarang saya coba cerita apa yang kami lakukan ketika mengikuti acara tersebut.

Pertama

Mengingat acara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, maka saya, nyonya, Aileen dan Keenan berangkat sekitar pukul 06.30 WIB dari rumah. Kebetulan rumah kami tidak terlalu jauh dari tempat acara jadi sekitar 20-30 menit sudah sampai lokasi.

Setibanya di Ledok Sambi, rupanya sudah banyak keluarga dari teman sekolah Aileen dan Keenan yang sudah hadir. Semua orang tua dan guru kompak dengan menggunakan seragam acara family sport day yang berwarna biru kuning. Sedangkan para murid menggunakan seragam olahraga terlebih dahulu, karena seragam acara akan digunakan untuk pentas tutup tahun.

Setelah registrasi, kami akhirnya langsung lanjut menikmati welcome drink sambil duduk-duduk.

Tidak berselang lama, para murid dan siswa PG/TK/SD Alam Anak Prima diminta untuk berkumpul di tengah lapangan dan membuat lingkaran. Ya, gurunya mencoba membangunkan para murid yang terlihat masih banyak yang ngantuk. Maklum hari minggu biasanya memang enak untuk bermalas-malasan bangun pagi.

Dewa Wisata Ledok Sambi

Sedikit pemanasan dengan menyanyikan lagu yang membuat badan anak-anak bergerak rupanya cukup efektif membuat anak-anak bersemangat. Tidak lama setelahnya, para murid dibagi berdasarkan kelompok kelas yang kemudian dipisah dengan orang tua dan kelompok lainnya untuk melakukan kegiatan masing-masing. (Playgroup – TK – SD acaranya masing-masing)

Kedua

Setelah anak-anak pergi dengan kegiatan masing-masing didampingi oleh guru-gurunya, maka sekarang giliran orangtua murid yang melakukan pemanasan sebelum melakukan outbound.

Pemanasannya ternyata tidak beda jauh dengan apa yang dilakukan oleh anak-anaknya. Kami diminta untuk membuat lingkaran, kemudian melakukan nyanyian dan gerakan-gerakan layaknnya yang dilakukan oleh anak-anak ketika di sekolah. Seru dan cukup membuat badan sedikit panas.

Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang

Agar semakin menarik dan mengakrabkan para orangtua, para guru melakukan beberapa cara dan berakhir dengan pembagian kelompok untuk outbound. Kebetulan saya sendiri berada di kelompok 5 aka kelompok “tikus”.

Outbound ini diikuti oleh 10 kelompok (5 kelompok pria, 5 kelompok wanita). Setiap kelompok diminta melewati 4 tantangan aka 4 pos yang masing-masing pos akan mencatat waktu dan poin dari masing-masing kelompok. Di akhir acara nanti akan diumumkan 3 kelompok terbaik. (kelompok saya jadi yang terbaik.. wkwk)

Pos pertama, 

Kami diminta untuk duduk berbaris dan berjalan menggunakan pantat, ya seperti ulat gitu lah. Kekompakan kelompok kami dimulai dari sini.. haha.. ya, dengan penuh semangat, kelompok kami rupanya dapat dikatakan cukup cepat (dengan catatan waktu yang cepat) menyelesaikan tantangan di pos ini.

Pos Kedua,

Tidak jauh dari pos pertama, kami lanjut ke pos kedua. Jujur, saya lupa nama permainan/tantangan yang ada di pos ini. Namun gambarannya seperti ini. Kita diminta untuk memindahkan seseorang dari start ke garis finish tapi menggunakan 2 balok kayu. Jadi semacam estafet balok kayu gitu. Ya puji Tuhan, karena salah strategi orang yang dipindahkan dari kelompok kami merupakan orang yang memiliki badan cukup besar.. wkwk..

But it’s OK.. Show must go on… And… tantangan bisa kami lewati dengan aman terkendali.. Hehe..

Pos Ketiga,

Pos ketiga ini memiliki nama tantangan yang cukup panjang dan menggunakan bahasa Jawa. Pokoknya nama tantangan atau permainan di pos ini sulit untuk disebut. Wkwk.

Inti dari permainan ini sebenarnya saling bantu dan pegangan erat gitu.. Dimulai dari ngangkang, masuk ke kolong teman-teman kelompok tapi pegangan tidak boleh lepas, kemudian ambil bola sebanyak-banyaknya.

Lagi-lagi kelompok kami lancar jaya di Pos ini.

Pos Keempat,

Pos ini merupakan pos terakhir. Kalau pos ini saya ingat diminta untuk apa.. hehe.. Di minta niup bola pingpong melewati 4 gelas air.

Terlihat cukup mudah, tapi ternyata saya tidak bisa melakukannya.. wkwk.. Pekok tenan cah..

Walaupun saya gagal melakukan 2 percobaan, namun kelompok kami tetap menang, karena ada 4 anggota yang berhasil melakukannya.. hehe.

Berikut ini pasukan tikus kelompok 5 yang pada akhir acara berhasil berada di posisi 1 perolehan poin hasil outbound.

Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang

Ketiga

Setelah acara outbound selesai, acara pun dilanjutkan dengan adanya promosi dari Yovie music school yang berlokasi di Seturan Yogyakarta. Tapi maaf, saya tidak membahasnya di sini ya.. hehe

Oke lanjut saja ke bagian terakhir dari acara ini.

Acara yang paling ditunggu oleh para anak-anak akhirnya tiba. Ya, pementasan tutup tahun akhirnya mulai. Kali ini pementasannya mengambil cerita Film Disney “Moana”. Kebetulan Aileen juga terlibat di pementasan ini. Dia menari dengan aksesoris kepala bunga-bunga. Tapi jujur, sampai sekarang saya juga kurang tahu dia sebenarnya memerankan sebagai apa.. wkwk..

Menurut salah satu guru di sekolah Aileen dan Keenan, kisah cerita Moana cukup baik karena memberikan contoh untuk tidak merusak alam dan selalu menjaganya.

“Harapannya dari kisah cerita Moana, kita dapat mengambil contoh untuk tidak merusak alam dan selalu menjaganya, karena di dunia ini kita harus saling menghargai salah satunya menghargai dan menjaga alam,” kata Bu Hanum.

Untuk melihat pementasan tutup tahun dengan cerita “Moana” ini, silakan tonton video kami di bawah ya.. 😀

VLog Bagian 2

Oke, mungkin itu sedikit cerita tentang Outbound di Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang yang terlambat ditulis cukup lama.

***

Terkait dengan tempat, saya cukup merekomendasikannya kepada yang ingin melakukan outbound di sini. Tempatnya oke, ada sungai dan memiliki lahan yang cukup luas. Selain itu juga tersedia beberapa pilihan paket. Jadi bisa menyesuaikan dengan budget dan kebutuhan.

Info Desa Wisata Ledok Sambi:

Office:
Jl. Babarsari no. 9A, Catur Tunggal
Sleman, Yogyakarta.
Yetti 0819 0426 2581

Site:
Jl. Kaliurang km. 19,2, Ds. Sambi,
Sleman, Yogyakarta. PETA
Dini 0813 9232 2529

Website: ledoksambi.net
Email ledoksambi@gmail.com
fb: Ledok Sambi
t: @ledoksambi
Ig: Ledok Sambi
YouTube: ledok sambi

Jam Buka : 8AM–6PM

Peta lokasi: https://goo.gl/maps/g6MjJFS1NiF2

Aileen Bilang Jangan Suka Marah, Nanti Cepet Tua Kaya Kakung

Aileen Bilang Jangan Suka Marah, Nanti Cepet Tua Kaya Kakung

Pernah ga kita mendengar nasihat atau pernyataan “Jangan Suka Marah, Nanti Cepet Tua“?? Menurut saya, itu merupakan salah satu nasihat yang cukup kuno tapi masih cukup abadi hingga sekarang. Hehe..

Kira-kira, kalau nasihat tersebut terlontar dari anak berusia 3 tahun, apa yang akan kita rasakan?? Kalau saya sech, cuma bisa ketawa sama senyum-senyum sendiri aja kaya orang gila.

Kenapa bisa gitu?? Karena yang mengucapkan kata-kata itu Aileen.. Ya, dia anak pertama kami yang 2 minggu yang lalu berusia 3 tahun.

***

Sore ini (25/3/2017), seperti biasanya kami meluangkan waktu bermain bersama anak-anak di dalam kamar. Tanpa di sadari suara saya naik dan sedikit kesal dengan tingkah laku anak-anak (Aileen dan Keenan) yang tidak bisa diam saling berebut mainan.

Aileen keenna

Berhubung kondisi badan Keenan (1) masih kurang baik, maka saya berusaha untuk memperingatkan kepada Aileen (3) untuk mengalah kepada adiknya. Sayang, cara saya untuk memperingkatkan Aileen sepertinya salah karena terkesan memarahinya.

Jika biasanya Aileen menangis atau lari mengadu mencari perlindungan anggota keluarga lain jika dimarahi, maka hal yang berbeda dilakukannya kali ini. Ia terlihat cukup santai, dan tiba-tiba Aileen bilang “Jangan Suka Marah, Nanti Cepet Tua“. Eits, kalau biasanya pernyaaan tersebut cuma sampai di sana, maka Aileen berbeda.

Aileen menambahkan kata-kata lain. (entah diajari atau emang dia asal nyeplos).

Aileen bilang kepada kami “Jangan Suka Marah, Nanti Cepet Tua.. Kaya Kakung… “. Wkwkwk… Ada tambahan kata “Kaya Kakung“. Kata tambahan yang cukup membuat kami menjadi tertawa dan penasaran untuk menanyakan dari mana dia belajar kata-kata tersebut. (sopo sing ngajari jal??)

Setelah dia mengeluarkan kata-kata tersebut, saya akhirnya menanyakan tentang siapa yang mengajari dia bilang seperti itu..

Seperti biasa, Aileen dengan santai dan wajah polosnya bilang “Bu Guru“.. wkwk.. mendengar kata-kata tersebut kita malah semakin ketawa.

Maria Aileen Luisa Nathania

Ya, semenjak Aileen masuk kelas Playgroup kami merasa jika kosakata Aileen cukup banyak. Bahkan sekarang dia sudah bisa mengambil buku cerita dan kemudian cerita kepada adiknya.. Walaupun ceritanya kalau menurut kami sech mengarang bebas dan penuh dengan khayalan. haha.. (wajar, karena dia belum bisa membaca dan baru bisa melihat gambar yang ada di buku) – kemajuan yang luar biasa bagi kami.

Oke, kembali ke kata-kata “Jangan Cepat Marah, Nanti Cepat Tua Kaya Kakung“.

Kata-kata tersebut menurut kami cukup sepele dan sudah sering di dengar. Namun ketika kata-kata tersebut diucapkan oleh Aileen, saya merasa jika saya memang belum cukup bisa mengontrol emosi dan masih mudah marah di depan anak-anak.

Kebiasaan yang sepertinya cukup buruk dan harus segera dikurangi. Terlebih saya juga merasa jika saat ini aileen sedang dalam tahap mengkopi apa yang dia lihat dan dia dengar. Bisa berbahaya, jika salah ucap.. hehe..

Makasih ya Aileen udah ingetin ayah biar ga cepet marah. Karena kalo suka marah nanti ayah bisa cepet tua kaya kakung.. Semoga ayah dan para orang tua lain bisa mengontrol emosi di depan anak dan “Memberi yang terbaik” kaya bagian terakhir dari iklan “Dodo” yang sering kamu sebut. Kasihan juga kalau anak dimarahin terus, atau melihat kita marah-marah terus.. 🙁

*End

@stchristiono | 2017

***

HBD Keenan-Aileen, Tumbuh Dan Berkembanglah Sesuai Dengan Usiamu

HBD Keenan-Aileen, Tumbuh Dan Berkembanglah Sesuai Dengan Usiamu

Setiap orang pasti memiliki tanggal-tanggal spesial yang selalu membuatnya berkesan. Salah satu tanggal spesial yang hampir pasti diingat oleh seseorang adalah tanggal kelahiran diri mereka sendiri / anggota keluarga serta orang-orang dekat.

Jika kamu bertanya kepada saya tentang tanggal berapa saja yang saya kategorikan sebagai tanggal spesial, maka saya tidak akan melewatkan tanggal 26 Februari dan 16 Maret. Kedua tanggal tersebut sudah pasti akan kami ingat selalu karena telah memberikan kenangan dan cerita penuh perjuangan bagi keluarga kami.

Kenapa bisa penuh kenangan dan penuh perjuangan?? Alasannya cukup jelas. Tanggal 26 Februari dan 16 Maret merupakan tanggal kelahiran dari anak kami (Aileen dan Keenan).

Keenan 1st birthday-1

Jika kamu pernah membaca tulisan saya tentang “Welcome to the world Keenan, My Baby Boy” dan “Detik-detik itu terasa semakin dekat..“, maka kamu akan menemukan bagaimana cerita perjuangan dari keluarga kami dalam menanti kehadiran Aileen dan Keenan.

Tidak terasa, waktu dan masa tersebut telah berlalu seiring dengan berjalannya waktu. Kemarin (16/03/2017), Aileen tepat berusia 3 tahun dan sekitar 3 minggu sebelumnya (26/02/2017), Keenan juga telah mulai melangkahkan kakinya di usia 1 tahun.

Maaf, jika kami bukan keluarga yang suka dengan perayaan mewah dan juga besar terhadap hari ulang tahun. Kami merasa, berbagi kebahagiaan dengan cara berkumpul dan melakukan doa serta makan bersama dengan anggota keluarga sudah cukup membuat kami merasa bahagia.

Aileen 3 tahun..

Kak Aileen, di usiamu yang ketiga kemarin kami cukup bangga dengan pertumbuhan dan perkembangan yang sudah kakak alami. Ceriwis namun kritis yang diikuti sikap tidak sabar yang membuat kakak sering melampiaskan emosi dan teriakan selalu membuat keluarga ini menjadi terasa seru dan penuh dinamika.

Maria Aileen Luisa Nathania

Dengan usia yang baru menginjak 3 tahun, kakak sudah bisa melakukan hal-hal yang hebat. Menghitung 1 sampai 10, mengucapkan nama-nama hewan dan juga warna dengan menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Jawa (kromo) dan bahasa Inggris sudah kakak lakukan.

Kosakata dan koleksi lagu yang kakak miliki sekarang juga semakin banyak. Bahkan kami sendiri sering kali tidak mengetahui lagu apa yang sedang kakak nyanyikan. Hingga akhirnya, kami cuma bisa saling menebak dan kepentok untuk tanya ke Guru kakak di sekolah.

Satu hal terpenting yang kami lihat dari perkembangan kakak di usia ketiga ini adalah dalam hal agama. Ya, sebuah dasar yang cukup baik menurut kami telah kakak Aileen bangun hingga saat ini.

Jujur kak, Ayah dulu waktu umur 3 tahun mungkin belum bisa berdoa yang namanya “Salam Maria“, bahkan ayah juga tidak ingat apakah pada saat itu ayah juga sudah bisa membuat tanda salib dan selalu takut jika tidak berangkat ke gereja setiap hari minggu seperti yang saat ini telah kakak lakukan.

Selamat ulang tahun yang ke-3 ya Kak Aileen.. Teruslah tumbuh dan berkembang sesuai dengan usiamu.. Jangan lupa untuk jaga hubungan baik dengan adik keenan, jangan dinakalin sama digangguin terus ya..  hehe.. Kami di sini hanya bisa berdoa yang terbaik dan membantu untuk membimbing kakak untuk menuju kedewasaan hidup.

We are proud of you kak..

 

Keenan 1 tahun..

Tidak terasa dek Keenan sekarang sudah berusia 1 tahun. Tepat di ulang tahunmu yang pertama pada tanggal 26 Februari 2017 lalu kita mendapatkan kado yang terindah dari Tuhan berupa keberanian adek Keenan untuk memulai berjalan dan melangkahkan kakinya sendiri.

Keenan 1st birthday

Langkah kakimu yang pertama tepat di hari ulang tahun yang pertama kemarin seakan-akan ingin menunjukkan jika adek Keenan sudah cukup berani dan juga percaya diri untuk melangkah dan tumbuh menjadi seorang yang lebih besar. Jaga terus rasa percaya diri sama keberanianmu ya, jangan lupa untuk jagain kakak Aileen kalau sudah besar nanti.. Kakaknya jangan dijailin ma dipukul-pukul terus ya.. hehe.. Kalo punya mainan juga jangan pelit dan ga boleh rebutan.. Pokoknya harus saling berbagi..

Maaf kalo di usia Keenan yang kurang dari 1 tahun lalu, kami sudah menitipkan adek keenan ke Daycare dan tidak bisa menjaga secara langsung seperti yang pernah kami lakukan untuk kakak Aileen. Ga usah iri dengan hal itu. Anggaplah apa yang kami lakukan itu sebagai sesuatu proses dan anugerah yang adek keenan dapat.

Keenan 1st birthday-3

Selamat ulang tahun yang pertama ya Keenan.. Kami juga hanya bisa berdoa yang terbaik buat adek keenan. Perjalanan hidup adek keenan baru dimulai dan masih sangat panjang.  Teruslah tumbuh dan berkembang sesuai dengan usiamu. Jangan malas untuk belajar, seperti yang selalu adek keenan lakukan sama mama ketika masih ada di dalam kandungan. – “Dulu waktu di perut mama, adek keenan itu rajin banget belajar bareng di kelas sambil bantu tugas kuliah ma ujiannya mama”.

 

Ayah ga tau, apakah tulisan yang ayah tulis hari ini masih akan ada dan terbaca oleh kakak Aileen dan adik Keenan. Kalau suatu saat nanti kakak aileen dan adik keenan baca tulisan ini, kasih tau ayah sama mama ya.. Kalau perlu kalian tinggalkan komentar juga lewat kotak komentar yang ada di bawah..

We always proud of you..

Regards,

Ayah Aileen-Keenan (17 Maret 2017)

***

Lucunya Aileen Dengan Rambut Kucir Tiga

Lucunya Aileen Dengan Rambut Kucir Tiga

Ada sesuatu yang tidak biasa dengan Aileen (anak wedok) saat saya pulang kerja kemarin (5/10/2016). Ya, ketika saya pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB dan baru akan masuk ke gapura rumah “Cemara Gading”, Aileen sedang bermain di depan rumah dengan penampilan cukup lucu, yakni rambut kucir tiga.

Aileen Kucir Tiga

Melihat penampilan yang lucu dari Aileen tersebut, maka saya sendiri tidak berlama-lama untuk memarkirkan motor dan kemudian langsung menghampiri Aileen untuk menanyakan beberapa hal tentang rambut kucir tiganya.

Saya : Kok rambutnya dikucir tiga kak?

Aileen : (cuma senyum sambil malu-malu)

Saya : Itu yang kucir rambut siapa kak?

Aileen : Bu guru

Saya : Bu guru siapa yang kucir rambut kakak?

Aileen : Bu Tami..

Saya : Ow,. Di foto dulu ya kakak biar mama lihat. (kebetulan mamanya belum pulang dari kampus)

Aileen : (lari-lari sambil malu-malu mencoba untuk menghindar)

Setelah percakapan tersebut, saya akhirnya mencoba mengabadikan beberapa foto dengan HP Microsoft yang ada di kantong jaket. (hasilnya parah, kebanyakan miss focus). Dalam batin saya berkata : “Ah sudahlah, yang penting ada yang bisa diabadikan dan diberikan kepada mamanya”. Hehe..

Aileen di kucir tiga wp_20161005_16_04_36_pro

Tidak lama usai saya foto aileen dengan rambut kucir tiga, Kakak Aileen, Kakung, Uti dan Adik Keenan langsung pergi untuk menjemput mas El dari latihan Marching Band di TK yang ada di daerah pakem.

Beberapa saat kemudian mamanya Aileen pulang dan saya sendiri sengaja tidak mengatakan apa yang sedang dialami oleh Aileen. Dia tampak seperti belum membuka HPnya karena mungkin sebelumnya sedang dalam perjalanan pulang.

Akhirnya setelah sekitar 30 menit pergi, Aileen dan rombongan tiba dan masuk ke rumah di tengah hujan deras yang ada di luar rumah. Dan apa yang terjadi?? Mamanya tertawa ketika melihat Aileen dengan rambut kucir tiga. Haha..

 Aileen Dikucir Tiga

Jika mamanya penasaran dengan yang terjadi pada Aileen, maka hal berbeda justru saya lakukan ketika aileen pulang ke rumah. Ya, saya sudah menyiapkan si Sony Nex untuk mengambil foto Aileen dengan rambut kucir tiganya. Dan akhirnya, jika sebelumnya foto yang saya dapatkan tidak terlalu jelas dan kebanyakan Miss Focus, maka kali ini hasil yang saya dapatkan cukup menggembirakan karena ekspresi dan rambut kucir tiga Aileen cukup terlihat dengan jelas.

Berikut ini sedikit kumpulan foto lucunya Aileen dengan rambut kucir tiga yang berhasil saya dokumentasikan kemarin.

Aileen Dikucir Tiga (5/10/2016)

Aileen sepertinya cukup “excited” dengan rambutnya yang dikucir tiga hari ini sampai-sampai dia tidak mau melepaskan kuciran rambutnya hingga tidur dan terbangun besok paginya.

Akhirnya, perjuangan selama 2 tahun lebih untuk dapat melihat rambut Aileen dapat dikucir terlaksana juga. Haha..

Aileen Mogok Makan Di Rumah

Aileen Mogok Makan Di Rumah

Selama beberapa hari belakangan ini kondisi badan Aileen terlihat kurang sehat. Suhu badan Aileen terasa cukup tinggi walaupun masih dalam kategori wajar dan belum demam. Kondisi badan yang kurang oke tersebut rupanya membuat Aileen mogok makan di rumah.

img-20160930-wa0015

Kenapa saya mengatakan jika Aileen mogok makan di rumah? Karena berdasarkan laporan harian yang diberikan oleh guru daycare, Aileen kalau makan di sekolah bersama teman-temannya selalu terlihat oke dan selalu habis. Nah, hal yang berkebalikan justru terjadi ketika Aileen berada di rumah. Untuk makan lebih dari 10 suap saja sepertinya sangat sulit, apalagi untuk menghabiskan makanan yang ada di piring.

Melihat kondisi aileen yang sedang mogok makan tersebut membuat saya menjadi cukup sedih. Apalagi minggu lalu kami sempat membawa Aileen ke dokter anak dan dikatakan jika Aileen berat badannya kurang (saat ini masih 11kg, padahal di usianya seharusnya sudah 15kg). Saya merasa ada sesuatu yang salah dengan Aileen saat ini. Hal tersebut merujuk pada pola dan kebiasaan makan Aileen yang berbeda antara di rumah dan di sekolah.

img-20160930-wa0002

Karena Aileen hanya mogok makan saat berada di rumah, maka saya rasa ada yang salah dari apa yang kami lakukan di rumah terhadap Aileen. Berbagai cara telah saya coba seperti mencoba memberikan kebebasan Aileen untuk memilih makanan yang di sukanya, mencoba menggantikan nasi dengan roti, memberikan vitamin, suplemen penambah nafsu makan, hingga membelikan obat cacing (tapi belum sempat diminum, karena sebelumnya disembur oleh Aileen). Cara-cara yang saya lakukan tersebut sepertinya belum sepenuhnya berhasil membujuk Aileen untuk makan.

Rasanya cukup frustasi, tapi saya mencoba untuk tidak menyerah. Jurus tanya kepada mbah Google akhirnya saya lakukan dan akhirnya menemukan sedikit jawaban dari penyebab mogok makannya Aileen.

Dari salah satu sumber yang saya peroleh, dikatakan jika penyebab anak susah makan disebabkan oleh faktor fisik dan psikis. Faktor fisik biasanya disebabkan karena kondisi badan yang kurang sehat dan mungkin karena adanya infeksi saluran/organ pencernaan anak. Sedangkan faktor psikis disebabkan oleh gangguan di sekitar anak seperti kondisi di rumah/sekolah yang bermasalah, suasana makan yang kurang menyenangkan, tidak pernah makan bareng orang tua, ataupun karena adanya paksaan dan ancaman kepada anak untuk makan.

Ehm, membaca faktor penyebab anak mogok makan dari sumber tersebut, saya menjadi sadar ada masalah yang dialami oleh Aileen.

Untuk masalah pengaruh fisik, saya menyadari jika Aileen memang sedang dalam kondisi badan yang kurang oke. Sedangkan untuk faktor psikis?? Nah ini yang cukup menarik dan harusnya bisa membuat saya dan juga keluarga lebih peka untuk melakukan perubahan pola asuh khususnya dalam membantu mengembalikan nafsu makan Aileen.

Pertama, karena pada saat ini saya, istri dan anak masih satu rumah dengan kakek-neneknya Aileen, maka gangguan pola makan sangat mungkin terjadi. (Semakin banyak orang, pasti gangguannya semakin banyak juga)

Kedua, suasana makan Aileen di rumah sepertinya memang kurang menyenangkan dan kami merasa jika Aileen sedang bosan dengan makanan yang disajikan (Aileen cuma pengen makan dengan lauk Sosis, kremesan ayam, kadang mau dengan lele, cuma untuk sayur dan makanan berkuah dia hanya mau makan dengan bakso kuah).

Ketiga, Aileen saat ini memang sangat jarang makan bersama kedua orang tuanya karena Mamanya belakangan ini sering pulang malam dari kampus karena adanya beberapa kegiatan seperti Expo dan juga urusan Thesis. Sedangkan saya sendiri kadang jarang makan di rumah selepas pulang kerja, karena biasanya saya belum merasa lapar untuk makan sore (ini kesalahan saya.. hiks…)

Keempat, karena Aileen sulit makan, seringkali kami bahkan kakek-neneknya memaksa Aileen harus makan, kadang tanpa disadari kami mengeluarkan ancaman kepada Aileen jika dia tidak mau makan. (Ya, ini benar-benar kesalahan yang kami lakukan.. mungkin karena sedikit kesal dan frustasi untuk membujuk Aileen mau makan.. huhu..)

***

img-20160930-wa0016

Setelah saya mengetahui kesalahan dari pola asuh yang dilakukan kepada Aileen, terus kami harus bagaimana agar dapat membuat Aileen bisa kembali nafsu makan??

Dari sumber yang saya baca sebelumnya, ternyata disebutkan 10 cara mengatasi anak yang mogok makan. 10 cara tersebut meliputi :

  1. Coba untuk menyajikan makanan dalam porsi kecil
  2. Coba untuk memberikan variasi makanan dan berikan kebebasan kepada anak untuk memilih makanan yang disukainya
  3. Sajikan makanan dengan menarik (bisa dengan menghiasa makanan dengan cetakan-cetakan makanan yang lucu)
  4. Menjadikan saat makan menyenangkan dengan cara menghindari ancaman, menghukum atau menakut-nakuti anak agar makan lebih banyak
  5. Menjadwalkan waktu makan dengan teratur
  6. Memberikan cemilan sehat dalam porsi kecil dan beragam (bisa dengan bola-bola kentang isi wortel, daging cincang, sus mini isi fla, dan sebagainya)
  7. Minimalkan gangguan selama waktu makan (jauhkan dari televisi, buku atau mainan)
  8. Libatkan anak dalam menyiapkan makanan
  9. Hindari memberi iming-iming makanan penutup sebagai hadiah (fokus makan anak akan berubah ke makanan penutup, bukan ke makanan yang ada di depannya)
  10. Batasi pemberian minuman di sela-sela waktu makan.

Nah, walaupun belum banyak yang sudah kami lakukan dari 10 cara mengatasi anak mogok makan, sepertinya tidak ada salahnya juga untuk mencoba tips tersebut perlahan-lahan.

Semoga dengan mengetahui tips tersebut dan mengimplementasikannya, nafsu makan Aileen bisa kembali membaik. Amin.

 

Aileen Dan Gambar Foto Di Buku Perpustakaan Sekolah

Aileen Dan Gambar Foto Di Buku Perpustakaan Sekolah

Sebuah peristiwa lucu baru saja dialami oleh keluarga kami, khususnya terjadi kepada anak pertama kami Aileen. Minggu ini aileen membawa pulang buku pinjaman dari perpustakaan sekolah yang ternyata di dalamnya berisi beberapa gambar foto yang cukup mirip dengan wajahnya.

Aileen dan gambar foto di buku "My Body"

Aileen dan gambar foto di buku “My Body”

Karena cukup mirip dengan wajah Aileen, saya bahkan langsung terlintas kepada istilah Doppelganger (fenomena tentang bayangan atau kembaran manusia yang berada di negara atau tempat yang berbeda)

“Apa mungkin Aileen doppelganger gambar foto bayi yang ada di buku ya? Atau jangan-jangan gambar yang di buku itu Doppelgangernya Aileen.. ” Pertanyaan yang terlalu lebay kan?? Wkwk..

Oke Skip.. Daripada ngomongin fenomena mistis, mending lanjut ke cerita aja ya.. Hehe..

***
(Awal Cerita)

Sejak masuk kelas PlayGroup sekitar 3 bulan lalu, Aileen seringkali membawa buku yang dipinjamkan oleh perpustakaan sekolah setiap minggunya.

Jika pada buku-buku yang sebelumnya dibawa pulang Aileen tidak ada hal yang cukup unik, maka lain halnya dengan buku yang dibawa Aileen pada minggu ini. Sebagai info, buku yang dipinjamkan oleh sekolah kepada Aileen pada minggu ini merupakan buku berbahasa inggris yang berjudul “My Body”.

Aileen dan buku My Body

Aileen dan buku My Body

Buku “My Body” tersebut secara umum tidak ada yang aneh karena memberikan informasi tentang anggota tubuh kita, mulai dari bagian kepala, badan, tanggan hingga kaki.

Namun entah apa yang kami pikirkan tentang isi buku tersebut justru hal lain, bukan kepada pengenalan bagian tubuh yang ada tapi lebih kepada gambar foto yang ada di dalam buku tersebut.

Setiap kali kami membuka halaman buku tersebut, kami justru tertawa dan membayangkan Aileen sedang ada di dalam buku. Wkwk.. Ya, sebuah hal yang lucu dan unik memang tengah ditampilkan buku tersebut. Beberapa gambar foto yang ada pada buku “My Body” tersebut sepintas sangat mirip dengan Aileen.

Tidak semua yang ada pada gambar foto di buku mirip dengan Aileen. Namun sebagian besar bagian pada gambar foto dapat dikatakan cukup mirip.

Aileen dan Buku My Body

Aileen dan Buku My Body

Kemiripan pertama dan paling kentara ada pada bagian Rambut. Sedangkan bagian lain ada pada bagiaan mata, pipi, mulut hingga dagu.

***
(Aileen dan Gurunya Sepertinya Menyadari Yang Sedang Terjadi)

Jika kami menyadari kemiripan Aileen dengan gambar foto yang ada pada buku perpustakaan yang dibawa pulang ketika kami membuka buku tersebut, maka lain halnya dengan Aileen dan guru sekolahnya.

Berdasarkan cerita dari Kakungnya Aileen. Ketika menjemput Aileen pada hari selasa (13/9/2016) kemarin, Bu Guru Aileen sempat berkata dan berpesan kepada kakung untuk melihat buku yang dipinjamkan sekolah kepada Aileen.

Melihat pesan yang disampaikan gurunya tersebut, saya menjadi berasumsi jika sekolah melalui gurunya telah menyadari adanya kemiripan gambar foto di dalam buku dengan Aileen. Wkwk..

Jika mungkin ada kesengajaan dari sekolah dalam meminjamkan buku kepada Aileen, maka lain halnya dengan apa yang ditunjukkan oleh Aileen kepada buku “My Body” tersebut.

Aileen dan Buku My Body

Aileen dan Buku My Body

Dalam kesempatan ini saya kembali berasumsi jika Aileen juga menyadari jika gambar foto yang ada pada buku pinjaman dari sekolah mirip dengan dirinya. Kenapa saya bisa berasumsi demikian?

  • Aileen terkesan malu-malu dengan buku yang baru saja dipinjamkan sekolah.
  • Buku “My Body” yang dipinjamkan oleh sekolah langsung disembunyikan di lemari Hello Kity kesayangannya tanpa diketahui oleh mama, kakung dan utinya. (yang tau hanya ayah)
  • Saat kami mencoba minta Aileen untuk foto bareng buku tersebut, Aileen beberapa kali sempat menolak

Dari beberapa perilaku yang ditunjukkan Aileen tersebut, saya menjadi semakin yakin ada sesuatu dengan Aileen dan buku pinjaman perpustakan sekolah yang sedang dibawa pulang Aileen.

***
Terima kasih ya sekolahnya Aileen yang sudah membuat kami sekeluarga tertawa walaupun hanya karena sebuah buku.

error: Content is protected !!