Sebelumnya maaf kalo artikel ini sedikit menggutip dari webcache.googleusercontent.com

Begini isi artikelnya :

Di tengah beredarnya isu ada kandungan babi dalam filter rokok dan ramainya pro kontra pada fatwa haram merokok, PT HM SampoernaTbk meluncurkan produk barunya. Rokok yang menguasai sekitar 38,1% pasar rokok segmen LTLN (low tar low nikotin), ini meluncurkan AFlava Click, rokok mild rasa mild dan mint.

“Kami jamin produk kami tidak akan mengandung kandungan itu (babi, Red),” kata Brand Manager PT HM Sampoerna Tbk, Jaime Lim, saat peluncuran produk tersebut, Kamis (8/4).

Mengenai fatwa haram merokok, Jamie berkomentar, pihaknya akan mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Yang pasti, HMSampoerna tetap akan memerhatikan tiga aspek, yakni mengikuti aturan sumber daya manusia (SDM), imbauan kesehatan akan bahayanya merokok, serta memberikan pengetahuan bahaya rokok, seperti himbauan bahaya rokok, dan juga pembatasan tempat penjualan rokok serta juga pembatasan usia perokok 18 tahun ke atas.

Jamie yakin produk barunya itu akan mendapat tempat di pasarnya. “Pangsa pasar LTLN itu cukup luas. Posisinya beda karena perokok dewasa bisa pilih kapan akan merokok mild atau mint,” ucapnya. Perokok yang ingin menikmati sensasi mint dapat memecahkan mint ball yang terdapat dalam filter A Flava Click Mint tersebut. Bila tidak dipecahkan maka perokok aka tetap merasakan sensasi mild.

Sebagai langkah awal, A Flava Click Mint ini baru ada di enam kota, masing-masing Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Malang, dan Surabaya. “Ini dilihat sesuai karakter kota yang memang lebih suka rokok kuat di dua rasa itu. Tapi tidak menutup kemungkinan wilayah lainnya juga akan menjadi market berikutnya,” pungkas wanita dari negeri Jiran tersebut.

Dari kutipan artikel di atas apakah anda masih ingin mencoba Sampoerna Flava ?? Dan bagaimana anda menanggapi berita di atas???  Apakah ini hanya sekedar taktik Bisnis semata ?? hehe… Semuanya kembali ke pribadi masing-masing…