Siapa yang menyaksikan pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa rabu (9/3/2017) dini hari tadi antara FC Barcelona melawan Paris Saint Germain (PSG) ?

Jujur, saya tidak menonton karena memang tidur habis kegiatan ronda malam di kampung pulang jam setengah 1 malam (kebetulan saya dapat jatah malam kamis). Namun demikian , ketika saya bangun tidur saya tau ada kejadian dan hasil luar biasa dari pertandingan Liga Champions dini hari tadi.. hehe.. (saya biasa langsung buka aplikasi sofascore dari HP setiap ada pertandingan besar)

Oke, sebelumnya saya ucapkan selamat dulu kepada para pendukung FC Barcelona yang ada di Indonesia maupun di Dunia. Ya, saya rasa ucapan tersebut sangat pantas di dapat oleh para pendukung tim berjuluk “Blaugrana” tersebut.

Sekarang saatnya saya cerita.. hehe

***

Saya kurang mengetahui apa yang dipikirkan oleh para pendukung Barcelona maupun Tim dan Official ketika pertandingan leg kedua antara Barcelona melawan PSG akan di mulai. Saya cuma berpendapat jika sebagian besar pendukung dan orang yang menyaksikan pertandingan tersebut menganggap jika pertandingan kali ini merupakan pertandingan yang sangat sulit bagi Barcelona.

Sangat Sulit

Kenapa pertandingan semalam bisa dikatakan sangat sulit bagi tim tuan rumah Barcelona?

Semua pecinta sepakbola eropa pastinya sudah tau penyebabnya. Kekalahan telak 4-0 yang di derita oleh Lionel Messi di leg pertama yang dilangsungkan di kandang PSG sudah pasti menjadi alasan dan jawabannya.

Secara matematis, kekalahan telak 4-0 di leg pertama membuat Barcelona harus bisa menang dengan selisih gol 5 (minimal 5-0) di kandang. Sesuatu yang belum pernah terjadi di Liga Champions dan banyak orang yang menganggap jika hal tersebut merupakan “Mission Imposible bagi Barcelona. Hal tersebut pula yang sempat dikatakan oleh sang pelatih, Luis Enrique.

Walaupun banyak yang meragukan Barcelona bisa menang dan lolos ke babak selanjutnya, namun Lionel Messi dkk tetap menatap pertandingan dengan sangat optimis. Bahkan Luis Suarez mengatakan jika tidak ada yang tidak mungkin.

Awal Keajaiban

Peluit telah ditiup oleh wasit Deniz Aytekin asal Jerman yang menandakan pertandingan leg kedua antara Barcelona dan PSG telah dimulai.

Luis Suarez vs PSG

Awal yang baik bagi Barcelona terlihat ketika pertandingan memasuki menit ke-3. Luis Suarez berhasil membobol gawang PSG yang dikawal oleh Kevin Trapp. Dengan berhasil mencetak gol di menit awal ini maka peluang untuk bisa mengejar aggregate gol di leg pertama terlihat cukup mungkin.

Usai gol yang dicetak Luis Suarez, konsentrasi dan emosi para pemain PSG terlihat cukup kacau. Hal tersebut dapat terlihat dengan 2 kartu kuning dalam waktu 10 menit yang diterima oleh PSG melalui  Blaise Matuidi (5′) dan Julian Draxler (14′).

Ditengah usaha mengejar ketertinggalan dan mencoba untuk menambah Gol, Barcelona mendapatkan keberuntungan jelang babak pertama selesai. Ya, 1 gol tambahan hasil bunuh diri Layvin Kurzawa berhasil membuat mereka tetap menjaga peluang untuk dapat mengejar ketertinggalan, minimal bisa menyamakan kedudukan menjadi 4-0 untuk memaksakan perpanjangan waktu.

Babak pertama usai dengan keunggulan 2-0 untuk tim tuan rumah FC Barcelona.

Memasuki babak kedua, Barcelona kembali langsung tancap gas. Lima menit berselang setelah turun minum Lionel Messi berhasil mencetak Gol melalui tendangan pinalti. Skor berubah menjadi 3-0. Semangat para pemain dan pendukung Barcelona pun mulai bangkit. Ya, cukup 1 gol lagi mereka bisa menyamakan aggregate dan andaipun mereka hanya bisa mengakhiri pertandingan dengan 4-0, maka pertandingan akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Ketika para pemain dan official sangat optimis, penyerang PSG Edinson Cavani yang menjadi mimpi buruk Barcelona di leg pertama justru berhasil mencetak gol di menit ke-65 usai sukses mengoptimalkan umpan dari Layvin Kurzawa. Gol dari Cavani ini membawa PSG kembali menjauh dengan aggregate 5-3 yang artinya, Barcelona harus mencetak 3 gol tambahan jika ingin menang. (karena jika hanya mencetak 2 gol dan aggregate sama 5-5, maka PSG yang menang karena unggul gol tandang)

Aje gile kan.. Gimana itu perasaan para pemain dan pendukung Barcelona ketika tahu harus mengejar 3 gol hanya dalam waktu kurang dari 30 menit lagi. Emang PSG merupakan tim ecek-ecek yang bisa dengan gampangnya di perdaya oleh para pemain Barcelona seperti Neymar, Messi, Iniesta, dan juga Suarez.. Ga kan??

Sampai memasuki menit ke-80, keajaiban belum datang. Bahkan kalau saya tadi malam nonton, itu TV sudah pasti tak matikan. beneran.. Menurut saya, sudah ga mungkin 10 menit terakhir bisa cetak 3 Gol.. Ingat.. ini Liga Champions dengan lawan tim seperti PSG.

Keajaiban Itu Datang

Neymar vs PSG

Memasuki menit ke-88, bintang Barcelona asal Brazil Neymar berhasil mencetak gol dan memperkecil aggregate menjadi 5-4. Ehm.. Menarik..

Gol Neymar di menit-menit terakhir waktu normal, rupanya telah membawa semangat belipat-lipat ke dalam tim. Optimisme dari Luis Suarez juga sepertinya belum berakhir.

Ya, benar saja.. 3 menit berselang, tepatnya di menit ke 91 Neymar kembali berhasil mencetak gol dan membuat aggregate menjadi sama 5-5.. Gila ga itu? dari tetinggal 4-0 di leg pertama, sampai akhirnya bisa menyamakan aggregate menjadi 5-5.. Kalo kata Aileen (anak saya yang besar) itu “Amazing… Wonderfull..” haha..

Andaipun pertandingan selesai dengan skor 5-5 dan Barcelona tersingkir dari babak 16 besar liga champions eropa musim ini, mereka pasti akan tetap bangga karena berhasil mencetak sejarah karena berhasil melakukan Comeback yang luar biasa dengan berhasil mencetak 5 gol usai kalah 4-0 di leg pertama.

Namun rupanya bukan hal tersebut yang diinginkan oleh Barcelona. Mereka belum mau mengibarkan bendera putih kendati waktu pertandingan sudah hampir selesai tinggal menyisakan beberapa detik. Semangat mereka untuk menang tetap terlihat. (tuh si kiper barca Ter Stegen aja sampe maju ke depan gawangnya PSG buat cari peruntungan, kali aja bisa cetak gol kaya Peter Schmaichel.. hehe)

Akhir keajaiban

Barcelona Vs PSG

Akhirnya, keajaiban itu benar-benar datang kepada Barcelona ketika Neymar mengirimkan umpan yang sepertinya akan menjadi peluang terakhir Barcelona kepada Sergi Roberto yang lolos dari perangkap Offside. Ia berhasil meneruskan bola umpan dari Neymar ke gawang PSG. Dan akhirnya Barcelona berhasil menang dengan dramatis dan sangat luar biasa dengan aggregate 6-5. Membalikkan keadaan dan pendapat banyak pengamat.

Video Selebrasi Barcelona Usai Pertandingan:

 

KESIMPULAN

Dari apa yang terjadi pada pertandingan Barcelona melawan PSG dini hari tadi, saya jadi de javu sama pertandingan-pertandingan yang serupa di masa lalu, dimana semuanya mengajarkan hal yang sama, yaitu:

Tidak ada yang tidak mungkin. Jangan menyerah sampai dengan waktu terakhir. Begitu juga dengan hidup dan usaha kita.

Makasih udah berkunjung, baca tulisan yang panjang dan ga penting ini..

Salam dari pengamat sepakbola amatir, yang bisa komentar walaupun tidak menonton.. wkwkwk…

error: Content is protected !!