Aileen Mogok Makan Di Rumah

Selama beberapa hari belakangan ini kondisi badan Aileen terlihat kurang sehat. Suhu badan Aileen terasa cukup tinggi walaupun masih dalam kategori wajar dan belum demam. Kondisi badan yang kurang oke tersebut rupanya membuat Aileen mogok makan di rumah.

img-20160930-wa0015

Kenapa saya mengatakan jika Aileen mogok makan di rumah? Karena berdasarkan laporan harian yang diberikan oleh guru daycare, Aileen kalau makan di sekolah bersama teman-temannya selalu terlihat oke dan selalu habis. Nah, hal yang berkebalikan justru terjadi ketika Aileen berada di rumah. Untuk makan lebih dari 10 suap saja sepertinya sangat sulit, apalagi untuk menghabiskan makanan yang ada di piring.

Melihat kondisi aileen yang sedang mogok makan tersebut membuat saya menjadi cukup sedih. Apalagi minggu lalu kami sempat membawa Aileen ke dokter anak dan dikatakan jika Aileen berat badannya kurang (saat ini masih 11kg, padahal di usianya seharusnya sudah 15kg). Saya merasa ada sesuatu yang salah dengan Aileen saat ini. Hal tersebut merujuk pada pola dan kebiasaan makan Aileen yang berbeda antara di rumah dan di sekolah.

img-20160930-wa0002

Karena Aileen hanya mogok makan saat berada di rumah, maka saya rasa ada yang salah dari apa yang kami lakukan di rumah terhadap Aileen. Berbagai cara telah saya coba seperti mencoba memberikan kebebasan Aileen untuk memilih makanan yang di sukanya, mencoba menggantikan nasi dengan roti, memberikan vitamin, suplemen penambah nafsu makan, hingga membelikan obat cacing (tapi belum sempat diminum, karena sebelumnya disembur oleh Aileen). Cara-cara yang saya lakukan tersebut sepertinya belum sepenuhnya berhasil membujuk Aileen untuk makan.

Rasanya cukup frustasi, tapi saya mencoba untuk tidak menyerah. Jurus tanya kepada mbah Google akhirnya saya lakukan dan akhirnya menemukan sedikit jawaban dari penyebab mogok makannya Aileen.

Dari salah satu sumber yang saya peroleh, dikatakan jika penyebab anak susah makan disebabkan oleh faktor fisik dan psikis. Faktor fisik biasanya disebabkan karena kondisi badan yang kurang sehat dan mungkin karena adanya infeksi saluran/organ pencernaan anak. Sedangkan faktor psikis disebabkan oleh gangguan di sekitar anak seperti kondisi di rumah/sekolah yang bermasalah, suasana makan yang kurang menyenangkan, tidak pernah makan bareng orang tua, ataupun karena adanya paksaan dan ancaman kepada anak untuk makan.

Ehm, membaca faktor penyebab anak mogok makan dari sumber tersebut, saya menjadi sadar ada masalah yang dialami oleh Aileen.

Untuk masalah pengaruh fisik, saya menyadari jika Aileen memang sedang dalam kondisi badan yang kurang oke. Sedangkan untuk faktor psikis?? Nah ini yang cukup menarik dan harusnya bisa membuat saya dan juga keluarga lebih peka untuk melakukan perubahan pola asuh khususnya dalam membantu mengembalikan nafsu makan Aileen.

Pertama, karena pada saat ini saya, istri dan anak masih satu rumah dengan kakek-neneknya Aileen, maka gangguan pola makan sangat mungkin terjadi. (Semakin banyak orang, pasti gangguannya semakin banyak juga)

Kedua, suasana makan Aileen di rumah sepertinya memang kurang menyenangkan dan kami merasa jika Aileen sedang bosan dengan makanan yang disajikan (Aileen cuma pengen makan dengan lauk Sosis, kremesan ayam, kadang mau dengan lele, cuma untuk sayur dan makanan berkuah dia hanya mau makan dengan bakso kuah).

Ketiga, Aileen saat ini memang sangat jarang makan bersama kedua orang tuanya karena Mamanya belakangan ini sering pulang malam dari kampus karena adanya beberapa kegiatan seperti Expo dan juga urusan Thesis. Sedangkan saya sendiri kadang jarang makan di rumah selepas pulang kerja, karena biasanya saya belum merasa lapar untuk makan sore (ini kesalahan saya.. hiks…)

Keempat, karena Aileen sulit makan, seringkali kami bahkan kakek-neneknya memaksa Aileen harus makan, kadang tanpa disadari kami mengeluarkan ancaman kepada Aileen jika dia tidak mau makan. (Ya, ini benar-benar kesalahan yang kami lakukan.. mungkin karena sedikit kesal dan frustasi untuk membujuk Aileen mau makan.. huhu..)

***

img-20160930-wa0016

Setelah saya mengetahui kesalahan dari pola asuh yang dilakukan kepada Aileen, terus kami harus bagaimana agar dapat membuat Aileen bisa kembali nafsu makan??

Dari sumber yang saya baca sebelumnya, ternyata disebutkan 10 cara mengatasi anak yang mogok makan. 10 cara tersebut meliputi :

  1. Coba untuk menyajikan makanan dalam porsi kecil
  2. Coba untuk memberikan variasi makanan dan berikan kebebasan kepada anak untuk memilih makanan yang disukainya
  3. Sajikan makanan dengan menarik (bisa dengan menghiasa makanan dengan cetakan-cetakan makanan yang lucu)
  4. Menjadikan saat makan menyenangkan dengan cara menghindari ancaman, menghukum atau menakut-nakuti anak agar makan lebih banyak
  5. Menjadwalkan waktu makan dengan teratur
  6. Memberikan cemilan sehat dalam porsi kecil dan beragam (bisa dengan bola-bola kentang isi wortel, daging cincang, sus mini isi fla, dan sebagainya)
  7. Minimalkan gangguan selama waktu makan (jauhkan dari televisi, buku atau mainan)
  8. Libatkan anak dalam menyiapkan makanan
  9. Hindari memberi iming-iming makanan penutup sebagai hadiah (fokus makan anak akan berubah ke makanan penutup, bukan ke makanan yang ada di depannya)
  10. Batasi pemberian minuman di sela-sela waktu makan.

Nah, walaupun belum banyak yang sudah kami lakukan dari 10 cara mengatasi anak mogok makan, sepertinya tidak ada salahnya juga untuk mencoba tips tersebut perlahan-lahan.

Semoga dengan mengetahui tips tersebut dan mengimplementasikannya, nafsu makan Aileen bisa kembali membaik. Amin.

 

Rate this article!
Tags:

Leave a Reply